Pada 8 April, asosiasi konsumen dari Beijing, Tianjin, dan Hebei secara bersama-sama melakukan wawancara dengan operator domestik InterContinental Hotels Group (IHG) — Six Continents Hotel Management (Shanghai) Co., Ltd. Asosiasi-asosiasi tersebut menyampaikan tuntutan perbaikan yang jelas terkait beberapa klausul dalam program loyalitas IHG, “Syarat & Ketentuan IHG One Rewards” (selanjutnya disebut “Syarat & Ketentuan”), yang diduga melanggar hak dan kepentingan sah konsumen. Klausul-klausul ini termasuk mengesampingkan yurisdiksi hukum Tiongkok, memaksa konsumen Tiongkok untuk arbitrase di luar negeri, membatasi hak perlindungan kolektif konsumen, mengizinkan perubahan sepihak terhadap syarat kontrak, serta membebaskan tanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan produk.
Sebuah investigasi menemukan bahwa Syarat & Ketentuan IHG, yang terdapat di situs web dan aplikasinya, mengandung beberapa poin yang diduga melanggar hak konsumen. Pertama, mereka memberlakukan arbitrase, meniadakan pilihan litigasi dan penerapan hukum Tiongkok, sehingga mencabut hak perlindungan kolektif konsumen. Syarat & Ketentuan tersebut menetapkan bahwa penafsiran dan pelaksanaannya diatur oleh hukum Negara Bagian Georgia, AS, dan bahwa setiap sengketa yang tidak tunduk pada arbitrase hanya dapat diajukan ke pengadilan di dalam negara bagian tersebut. Kedua, mereka melanggar hak inti konsumen seperti hak untuk memilih, perdagangan yang adil, dan kompensasi. Syarat & Ketentuan menyatakan bahwa IHG berhak untuk secara sepihak mengubah atau membatalkan bagian mana pun dari program loyalitas kapan saja, sementara secara sepihak dan tersirat menganggap bahwa “keanggotaan yang berlanjut” dari seorang anggota merupakan penerimaan terhadap semua pembaruan. Hal ini pada dasarnya mengalihkan seluruh tanggung jawab untuk memantau dan memahami perubahan terhadap syarat-syarat baku kepada konsumen.
Asosiasi konsumen menegaskan bahwa ketentuan tersebut mengesampingkan yurisdiksi hukum Tiongkok dan membatasi akses konsumen terhadap upaya hukum yang mudah dan efisien. Menurut hukum, klausul semacam itu harus dianggap tidak sah. Lebih lanjut, model “perubahan sepihak + persetujuan tersirat”, bersama dengan pelepasan tanggung jawab yang terlalu luas, menciptakan ketidakseimbangan yang jelas dalam pengaturan hak dan kewajiban. Mereka secara sepihak meningkatkan tanggung jawab konsumen dan secara tidak tepat membebaskan operator dari kewajiban hukumnya. Klausul-klausul terkait ini juga harus diakui sebagai tidak sah.
Menanggapi masalah-masalah ini, asosiasi konsumen menyampaikan persyaratan perbaikan yang jelas secara langsung kepada Six Continents Hotel Management (Shanghai) Co., Ltd., menuntut tinjauan dan revisi komprehensif terhadap syarat-syarat keanggotaan dalam batas waktu yang ditentukan.
Beijing
Beijing adalah ibu kota Tiongkok, dengan sejarah lebih dari 3.000 tahun. Kota ini berfungsi sebagai pusat kekuasaan kekaisaran selama dinasti Ming dan Qing, warisan yang terlihat di situs-situs seperti Kota Terlarang dan Kuil Langit. Saat ini, Beijing adalah metropolis global yang memadukan landmark kuno dengan arsitektur modern, seperti Balai Rakyat dan Taman Olimpiade.
Tianjin
Tianjin adalah kota pelabuhan utama di Tiongkok utara dengan sejarah lebih dari 600 tahun, secara resmi didirikan selama Dinasti Ming. Kota ini menjadi terkenal pada abad ke-19 sebagai pelabuhan perjanjian, menghasilkan perpaduan arsitektur unik antara gaya kolonial Tiongkok dan Eropa, terutama di kawasan Lima Jalan Besar. Saat ini, Tianjin adalah pusat ekonomi modern yang dikenal dengan industri maritim, budaya yang hidup, dan konsesi sejarahnya.
Hebei
Hebei adalah sebuah provinsi di Tiongkok utara yang mengelilingi ibu kota nasional, Beijing, dan munisipalitas Tianjin. Secara historis, Hebei adalah bagian dari jantung peradaban Tiongkok kuno dan mengandung situs-situs penting seperti makam Qing timur dan sebagian besar Tembok Besar. Namanya, yang berarti “utara sungai”, merujuk pada lokasinya di utara Sungai Kuning.
InterContinental Hotels Group (IHG)
InterContinental Hotels Group (IHG) adalah perusahaan multinasional perhotelan asal Inggris, didirikan pada tahun 2003, dengan akar sejarah yang berasal dari pendirian merek InterContinental pada tahun 1946 untuk menampung penumpang dan kru Pan Am. Ini adalah salah satu perusahaan hotel terbesar di dunia, mengelola portofolio merek terkenal seperti Holiday Inn, Crowne Plaza, dan Kimpton di hampir 100 negara.
Six Continents Hotel Management (Shanghai) Co., Ltd.
Six Continents Hotel Management (Shanghai) Co., Ltd. adalah anak perusahaan dari InterContinental Hotels Group (IHG), didirikan untuk mengelola dan mengembangkan portofolio merek hotel IHG di Tiongkok. Ini merupakan bagian penting dari investasi strategis IHG di pasar Tiongkok, yang dimulai dengan pembukaan Holiday Inn pertama di Beijing pada tahun 1984, membantu memperkenalkan standar hotel internasional ke negara tersebut.
Syarat & Ketentuan IHG One Rewards
“Syarat & Ketentuan IHG One Rewards” bukanlah tempat fisik atau situs budaya, melainkan dokumen hukum yang mengatur program loyalitas IHG One Rewards untuk IHG Hotels & Resorts. “Sejarah”-nya terdiri dari pembaruan dan revisi yang dibuat oleh IHG untuk menguraikan aturan, manfaat, dan kebijakan bagi anggota yang mengumpulkan dan menukarkan poin.
Negara Bagian Georgia, AS
Negara Bagian Georgia, salah satu dari Tiga Belas Koloni asli, didirikan pada tahun 1732 dan kemudian menjadi negara bagian AS keempat pada tahun 1788. Ini adalah wilayah yang penting secara budaya, dikenal karena peran pentingnya dalam Gerakan Hak Sipil dan sebagai tempat kelahiran Martin Luther King Jr. Saat ini, Georgia memadukan warisan sejarah yang dalam dengan pengaruh ekonomi dan budaya modern, berpusat di ibu kotanya, Atlanta.