Kecamatan Medang Deras di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, terus memperkuat posisinya sebagai sentra produksi ikan asin dan ikan rebus yang menopang perekonomian masyarakat pesisir. Produk olahan hasil laut dari daerah ini bahkan telah menembus pasar internasional.

Salah satu pelaku usaha rumahan yang dikenal adalah Zulkifli (64), warga Desa Nanassiam, Kecamatan Medang Deras. Produk ikan rebus olahannya dikenal berkualitas dan banyak dicari pedagang dari berbagai daerah yang datang langsung ke lokasi produksi.

Seorang pedagang ikan menyatakan bahwa ikan rebus produksi Zulkifli memiliki kualitas lebih baik dibandingkan produk sejenis lainnya.

“Ikan dari Pak Zul kualitasnya bagus karena dibeli langsung di tempat penjemuran, jadi masih segar dan tidak mudah busuk,” ujarnya.

Zulkifli menjelaskan, usaha ikan rebus yang dikelolanya bersama keluarga telah berjalan selama enam tahun terakhir dan melibatkan enam pekerja. Jenis ikan yang diolah antara lain teri, belanak, dan udang.

“Prosesnya sederhana. Ikan segar dari nelayan dicuci bersih, direbus dengan garam sekitar enam sampai tujuh menit, lalu dijemur kurang lebih enam jam,” jelasnya.

Dalam sehari, Zulkifli bisa mengolah antara 500 kilogram hingga 1 ton ikan rebus. Sebagian besar hasil produksi langsung diserap pedagang di lokasi, sisanya dipasarkan ke beberapa daerah di Sumatera Utara.

“Selain pasar lokal, sebagian ikan rebus ini juga diekspor ke luar negeri, salah satu tujuannya adalah Mekah,” ungkapnya.

Meski permintaan terus meningkat, keterbatasan modal tetap menjadi tantangan utama pengembangan usaha. Zulkifli berharap ada dukungan dari pemerintah daerah maupun pusat agar kapasitas produksi bisa ditingkatkan.

“Kami berharap ada bantuan modal dari pemerintah agar usaha ini bisa berkembang lebih besar dan menyerap lebih banyak tenaga kerja,” tutupnya.

Kecamatan Medang Deras

Medang Deras adalah sebuah kecamatan yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia, terutama di Pulau Sumatra. Secara historis, kawasan ini dibentuk oleh budaya Batak yang signifikan di wilayah tersebut dan perkembangan ekonominya, yang sangat dipengaruhi oleh perluasan perkebunan dan industri pelabuhan di kota-kota pesisir terdekat seperti Tanjungbalai. Saat ini, berfungsi sebagai wilayah administratif dan ekonomi dalam Kabupaten Batu Bara yang lebih luas.

Kabupaten Batu Bara

Kabupaten Batu Bara adalah sebuah kabupaten di pesisir timur laut Sumatera Utara, Indonesia, yang dibentuk pada tahun 2007 dari bagian bekas Kabupaten Asahan. Namanya, yang berarti “batu bara”, mencerminkan signifikansi historisnya sebagai lokasi penambangan batu bara, sebuah industri yang dimulai pada era kolonial Belanda di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Saat ini, merupakan kawasan ekonomi berkembang yang dikenal dengan kawasan industrinya, pelabuhan, dan warisan budaya sebagai bagian dari komunitas pesisir Melayu di Sumatra.

Sumatera Utara

Sumatera Utara adalah sebuah provinsi di pulau Sumatra, Indonesia, yang paling terkenal sebagai rumah bagi Danau Toba—danau vulkanik terbesar di dunia, terbentuk dari letusan super sekitar 74.000 tahun yang lalu. Wilayah ini memiliki sejarah budaya yang kaya sebagai jantung tanah orang Batak, yang tradisi khasnya, arsitektur (seperti *rumah adat* berbentuk perahu), dan keyakinan Kristen membentuk identitasnya. Ibu kotanya, Medan, juga memiliki situs-situs bersejarah dari era kolonial Kesultanan Deli dan pemerintahan Belanda.

Desa Nanassiam

Desa Nanassiam adalah sebuah desa di Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Desa ini merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya dalam bidang perikanan tangkap dan pengolahan hasil laut seperti ikan rebus dan ikan asin. Kehidupan masyarakatnya erat kaitannya dengan laut, dan desa ini berkontribusi dalam memperkuat posisi Medang Deras sebagai sentra produk olahan ikan.

Mekah

Mekah adalah kota tersuci dalam Islam, terletak di Arab Saudi masa kini. Ini adalah tempat kelahiran Nabi Muhammad dan lokasi Ka’bah, situs paling suci dalam Islam, yang diyakini umat Muslim dibangun oleh Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail. Setiap tahunnya, jutaan Muslim melaksanakan ibadah haji ke Mekah, sebuah kewajiban agama yang menelusuri kembali asal-usulnya hingga abad ke-7.