Komite Rakyat Kota Hanoi telah menyetujui proyek pembangunan terowongan bawah tanah 6 lajur di persimpangan Me Tri – Duong Dinh Nghe – Jalan Lingkar 3, salah satu ‘titik panas’ kemacetan lalu lintas yang sudah lama terjadi di kawasan barat ibu kota.

Gambar 2
Gambar 3
Gambar 4
Gambar 5
Gambar 6
Gambar 7
Gambar 8
Gambar 9
Gambar 10

Setelah lebih dari 5 bulan sejak dimulai, proyek terowongan bawah tanah di persimpangan Jalan Thang Long – Jalan Lingkar 3.5 secara resmi memasuki fase penggalian terowongan, menandai langkah maju penting dalam penyelesaian infrastruktur transportasi di kawasan barat Hanoi.

Pada pagi hari tanggal 4 Oktober, Komite Rakyat Kota Hanoi menggelar upacara peletakan batu pertama proyek terowongan bawah tanah persimpangan Co Linh. Ini adalah salah satu proyek penting yang diluncurkan Hanoi untuk memperingati hari jadi pembebasan ibu kota pada 10 Oktober 1954 – 10 Oktober 2025.

Proyek investasi dan pembangunan terowongan bawah tanah di persimpangan Co Linh (distrik Long Bien) dijadwalkan dimulai pada Oktober depan dan diharapkan dapat mengatasi kemacetan lalu lintas di kawasan gerbang timur ibu kota.

Komite Rakyat Kota Hanoi

Komite Rakyat Kota Hanoi, juga dikenal sebagai Balai Kota Hanoi, adalah kantor pusat pemerintahan kota. Gedung ini, contoh mencolok arsitektur kolonial Prancis, dibangun pada awal abad ke-20 (selesai sekitar 1906) dan awalnya berfungsi sebagai Hotel de Ville (Balai Kota) untuk pemerintahan kolonial. Saat ini, gedung ini tetap menjadi landmark administratif yang menonjol dan simbol lapisan sejarah Hanoi, meskipun tidak terbuka untuk kunjungan publik.

Persimpangan Me Tri – Duong Dinh Nghe – Jalan Lingkar 3

Persimpangan Me Tri – Duong Dinh Nghe – Jalan Lingkar 3 adalah pusat transportasi modern utama di distrik Nam Tu Liem, Hanoi, Vietnam. Namanya merujuk pada figur sejarah Duong Dinh Nghe, seorang gubernur dan komandan militer Vietnam abad ke-10 yang memimpin pemberontakan melawan kekuasaan Tiongkok. Saat ini, persimpangan ini merupakan bagian penting infrastruktur kota, menghubungkan beberapa jalur utama untuk meredakan kemacetan lalu lintas.

Persimpangan Jalan Thang Long – Jalan Lingkar 3.5

Persimpangan Jalan Thang Long – Jalan Lingkar 3.5 adalah pusat transportasi modern utama di Hanoi, Vietnam. Persimpangan ini dikembangkan sebagai bagian dari perluasan infrastruktur kota yang berkelanjutan untuk meredakan kemacetan lalu lintas dan meningkatkan konektivitas antara ibu kota dan wilayah baratnya, termasuk rute ke Bandara Internasional Noi Bai. Meski bukan situs sejarah itu sendiri, persimpangan ini terletak di kawasan Thang Long yang lebih luas, nama kuno Hanoi, yang telah menjadi pusat politik Vietnam selama lebih dari seribu tahun.

Persimpangan Co Linh

“Persimpangan Co Linh” bukanlah situs sejarah atau budaya yang diakui secara luas dalam referensi internasional utama. Ini adalah persimpangan lalu lintas besar di distrik Long Biên, Hanoi, Vietnam. Kawasan ini penting secara sejarah sebagai bagian dari rute ke Jembatan Long Biên di dekatnya—struktur kritis yang awalnya dibangun pada era kolonial Prancis dan kemudian dipertahankan dengan kuat selama Perang Vietnam.

Distrik Long Bien

Long Bien adalah distrik perkotaan modern di Hanoi, Vietnam, yang dibentuk pada 2003 dari bagian distrik pedesaan sebelumnya. Landmark paling ikoniknya adalah **Jembatan Long Bien** bersejarah, dibangun oleh Prancis dari 1899-1902, yang berfungsi sebagai penghubung transportasi vital dan dibom berat namun selamat selama Perang Vietnam. Saat ini, distrik ini merupakan area pengembangan kunci, memadukan urbanisasi cepat dengan simbol kuat sejarah kolonial dan ketahanan masa perang ini.