Pada pagi hari tanggal 1 September, dalam rangka memperingati 80 tahun keberhasilan Revolusi Agustus (19 Agustus 1945 – 19 Agustus 2025) dan Hari Nasional Republik Sosialis Vietnam (2 September 1945 – 2 September 2025), sebuah delegasi perwakilan dari Komite Pusat Partai, Majelis Nasional, Presiden, Pemerintah, Komite Pusat Front Tanah Air Vietnam, bersama berbagai kementerian, sektor, dan Kota Hanoi, melakukan penghormatan di Mausoleum Ho Chi Minh dan meletakkan karangan bunga untuk mengenang para pahlawan dan syuhada di Monumen Pahlawan dan Syuhada (Jalan Bac Son, Ba Dinh, Hanoi).
Delegasi dipimpin oleh Sekretaris Jenderal.
Delegasi meliputi anggota Politbiro, Presiden; mantan anggota Politbiro, mantan Presiden; mantan anggota Politbiro, mantan Perdana Menteri; anggota Politbiro, Ketua Majelis Nasional; mantan anggota Politbiro, mantan Ketua Majelis Nasional; anggota Politbiro, Sekretaris Komite Pusat, Ketua Komite Pusat Front Tanah Air Vietnam; anggota Politbiro, Sekretaris Tetap Sekretariat; anggota Politbiro lainnya, mantan anggota Politbiro; Sekretaris Komite Pusat; mantan Sekretaris Komite Pusat; anggota Komite Pusat, Wakil Presiden, Wakil Ketua Majelis Nasional, Wakil Perdana Menteri; pimpinan berbagai komite, kementerian, sektor, Front Tanah Air, dan organisasi massa pusat…
Karangan bunga delegasi bertuliskan: “Terima Kasih Abadi kepada Presiden Besar Ho Chi Minh.” Dengan rasa terima kasih yang tak terhingga, delegasi pimpinan Partai dan Negara saat ini dan mantan pimpinan dengan khidmat mengenang Presiden Ho Chi Minh, pemimpin brilian dan pahlawan pembebasan nasional.
Beliau mengabdikan seluruh hidupnya untuk rakyat dan bangsa, memimpin Partai dan Rakyat kita menuju kemenangan gemilang, membawa kehormatan bagi bangsa dan negara kita. Pemikiran dan perjuangannya adalah aset tak ternilai, obor yang menerangi jalan bangsa kita untuk melangkah percaya diri ke masa depan.
Pada 2 September 1945, di Lapangan Ba Dinh yang bersejarah, Presiden Ho Chi Minh membacakan Proklamasi Kemerdekaan, dengan khidmat mengumumkan kepada dunia kelahiran Republik Demokratik Vietnam (kini Republik Sosialis Vietnam).

Presiden Ho Chi Minh adalah perwujudan brilian dari moralitas, kecerdasan, ketangguhan, dan hati nurani bangsa dan zamannya. Beliau adalah pemimpin brilian, guru besar revolusi Vietnam, pahlawan pembebasan nasional, tokoh budaya dunia, pejuang komunis internasional teladan, dan sahabat dekat rakyat-rakyat pencinta damai dan progresif di seluruh dunia.
Di hadapan semangat Presiden Ho Chi Minh, para pimpinan Partai dan Negara dengan khidmat menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga atas kontribusinya bagi perjuangan revolusioner gemilang Partai dan bangsa; bersumpah untuk terus mempelajari dan mengikuti pemikiran, moralitas, dan gaya beliau, terus berusaha mewujudkan aspirasi dan keinginannya untuk Vietnam yang kuat, sejahtera, di mana rakyat menikmati kehidupan yang hangat dan bahagia.

Selanjutnya, delegasi pimpinan Partai dan Negara saat ini dan mantan pimpinan, serta Komite Pusat Front Tanah Air Vietnam, melanjutkan untuk meletakkan karangan bunga dan menaburkan dupa mengenang para pahlawan dan syuhada di Monumen Pahlawan dan Syuhada di Jalan Bac Son. Karangan bunga delegasi bertuliskan “Terima Kasih Abadi kepada Para Pahlawan dan Syuhada.”
Dalam suasana khidmat dan penuh hormat