Perusahaan real estate Saudi “Al Aqariyah” menandatangani kontrak kemarin (Rabu) untuk menyewa kompleks perumahan Al Reef yang terletak di Kawasan Diplomatik Riyadh. Nilai total kontrak lebih dari 1,19 miliar riyal (tidak termasuk PPN), untuk jangka waktu 20 tahun kalender.

Meliputi 240 unit hunian dan galeri komersial di Kawasan Diplomatik

Perusahaan menjelaskan dalam sebuah pernyataan bahwa kompleks ini mencakup 240 unit hunian, terbagi antara 176 apartemen serta 64 vila dan townhouse, ditambah sebuah galeri komersial. Ditegaskan bahwa proyek ini berada dalam tahap akhir konstruksi.

Dijelaskan bahwa kontrak ini menggunakan sistem “Triple Net”, di mana penyewa menanggung biaya operasi, pemeliharaan, dan pengelolaan utilitas, dengan masa tenggang 9 bulan mulai dari tanggal serah terima kompleks.

Disebutkan bahwa pihak dalam kesepakatan ini adalah “Al Aqariyah” sebagai pemberi sewa dan perusahaan “Amsa View” untuk apartemen hotel sebagai penyewa. Ditegaskan tidak ada pihak terkait dalam kesepakatan ini.

Perusahaan memperkirakan dampak keuangan dari kontrak ini akan mulai terlihat dalam laporan keuangan mulai kuartal keempat 2026, melalui realisasi arus kas sewa. Dikonfirmasi bahwa aktivitas penyewaan aset merupakan bagian utama dari bisnisnya, dan kesepakatan ini akan mendukung operasi dan keuntungan perusahaan.

Kompleks Perumahan Al Reef

Al Reef adalah komunitas perumahan modern yang luas yang terletak di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Dikembangkan oleh Aldar Properties, kompleks ini dibangun pada tahun 2000-an sebagai bagian dari ekspansi cepat UAE untuk menyediakan perumahan suburban berkualitas tinggi, terutama bagi keluarga ekspatriat dan penduduk berpenghasilan menengah. Kompleks ini dikenal dengan kluster vila dan apartemennya, fasilitas komunitas, serta perannya dalam membentuk lanskap suburban ibu kota.

Kawasan Diplomatik

Kawasan Diplomatik (DQ) adalah distrik modern yang aman di Riyadh, Arab Saudi, didirikan pada tahun 1970-an untuk menampung kedutaan asing, organisasi internasional, dan tempat tinggal diplomat. Kawasan ini dikembangkan sebagai bagian dari ekspansi dan modernisasi cepat kota, menyediakan area terpusat dan dibangun khusus untuk komunitas diplomatik. Saat ini, kawasan ini dikenal dengan taman-taman lansekapnya, pusat budaya seperti King Faisal Center for Research and Islamic Studies, serta perannya sebagai pusat urusan internasional di dalam ibu kota.

Riyadh

Riyadh adalah ibu kota dan kota terbesar Arab Saudi, berperan sebagai pusat politik dan administratif negara. Secara historis merupakan kota oasis berpagar dan pemukiman kunci di wilayah Najd, kota ini direbut pada 1902 oleh Abdulaziz Al Saud, sebuah peristiwa yang menandai awal penyatuan Kerajaan Arab Saudi modern. Saat ini, Riyadh adalah metropolis yang cepat modernisasi, dikenal dengan arsitektur kontemporernya yang mencolok di samping situs bersejarah seperti Benteng Masmak.