KOTA BEKASI – Destinasi kuliner baru telah hadir di kawasan Jatiasih, tepatnya di Jalan Padurenan Raya No.29 RT.15 RW.004 Jatiluhur, Jatiasih. Sabana Plus secara resmi meluncurkan grand opening-nya dengan konsep unik: memadukan suasana tradisional Joglo dengan ayam goreng khas Sabana dan hidangan tradisional lainnya.

Kehadiran Sabana Plus merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan lahan yang sebelumnya dikelola sebagai RM. Joglo Kembar sejak 2020.

“Awalnya, lahan ini digunakan untuk Rumah Makan Joglo Kembar. Namun, karena tantangan pengelolaan, kami memutuskan untuk mengubah konsep dengan bermitra bersama Sabana, sebuah merek yang sudah kuat di dunia kuliner, khususnya ayam goreng,” jelas pemiliknya.

Ada tiga tujuan utama di balik kehadiran Sabana Plus. Pertama, memberdayakan masyarakat sekitar dengan menciptakan lapangan kerja baru. Kedua, menjadikan tempat ini sebagai wadah berkumpul sosial sekaligus melanjutkan fungsi yang sebelumnya diemban oleh Joglo Kembar. Dan ketiga, menciptakan alternatif nongkrong keluarga yang terjangkau, terutama mengingat kondisi ekonomi saat ini.

“Kami ingin Sabana Plus tidak sekadar jadi tempat makan, tapi juga ruang bersosialisasi, tempat kumpul keluarga, dan dukungan bagi perekonomian lokal. Makanya kami menawarkan konsep yang ramah kantong namun nyaman,” tambah mereka.

Keunikan lain dari Sabana Plus Jatiasih terletak pada konsep “Plus” yang dihadirkannya. Jika outlet Sabana biasanya dibangun dengan gaya modern, kali ini nuansa Joglo tradisional tetap dipertahankan. Hal ini menciptakan atmosfer yang berbeda dan menambah variasi menu dengan hidangan tradisional Indonesia di samping ayam goreng Sabana yang sudah terkenal luas.

“Kenapa ada kata ‘Plus’? Karena kami benar-benar ingin menawarkan sesuatu yang berbeda. Bukan cuma ayam goreng, tapi juga makanan tradisional yang jadi pembeda kami, semua dipadukan dengan nuansa Joglo yang hangat dan klasik,” kata pemiliknya.

Untuk operasional, Sabana Plus Jatiasih buka setiap hari dari pagi hingga pukul 21.00.

Dengan konsep unik ini, Sabana Plus Jatiasih diharapkan tidak hanya menjadi destinasi kuliner baru, tetapi juga ruang bersama yang memperkuat ikatan komunitas.

Joglo

Joglo adalah struktur rumah kayu tradisional Jawa, dicirikan oleh atap seperti piramida yang ikonis ditopang oleh empat pilar utama di tengah. Secara historis, struktur megah ini adalah simbol status sosial dan kekayaan, terutama dibangun sebagai rumah bagi bangsawan Jawa, tokoh terpandang, dan saudagar kaya. Saat ini, gaya arsitektur joglo dilestarikan dan sering dialihfungsikan untuk balai pertemuan, restoran, dan rumah modern, menjadi ikon budaya yang penting.

Sabana

“Sabana” biasanya merujuk pada Sabana de Bogotá, sebuah dataran tinggi di Andes Kolombia tempat ibu kota Bogotá berada. Secara historis, ini adalah jantung peradaban suku asli Muisca sebelum penaklukan Spanyol pada abad ke-16. Saat ini, ini adalah pusat ekonomi dan budaya terpenting di Kolombia.

Jatiasih

Jatiasih adalah sebuah kecamatan yang terletak di Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Meski saat ini utamanya merupakan kawasan permukiman dan komersial modern, wilayah ini memiliki signifikansi historis sebagai bagian dari Kerajaan Sunda kuno. Namanya sendiri berasal dari bahasa Sunda, mencerminkan warisan budaya daerah tersebut.

Jatiluhur

Jatiluhur adalah waduk dan bendungan besar yang terletak di Jawa Barat, Indonesia, dibangun antara 1957 dan 1967. Ini adalah bendungan serbaguna pertama di Indonesia, terutama dibangun untuk irigasi, penyediaan air, dan pembangkit listrik tenaga air. Pembuatan waduk ini juga membentuk danau buatan manusia yang signifikan, yang telah menjadi lokasi memancing dan rekreasi lokal.

Padurenan Raya

Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “Padurenan Raya” karena ini tampaknya bukan tempat bersejarah atau situs budaya utama yang diakui secara luas. Kemungkinan besar ini adalah nama jalan atau lingkungan setempat, mungkin di Indonesia, tetapi saya tidak dapat memverifikasi signifikansi historis atau budaya spesifiknya.

RM. Joglo Kembar

“RM. Joglo Kembar” adalah restoran di Indonesia yang terkenal dengan arsitekturnya, berada di dalam dua struktur kayu tradisional Jawa yang disebut *joglo*. Bangunan ini penting karena mewakili contoh klasik warisan budaya dan pertukangan kayu Jawa, yang secara historis sering digunakan sebagai tempat berkumpul komunitas atau rumah bagi aristokrasi. Restoran ini menawarkan pengalaman bersantap yang memadukan sejarah arsitektur yang kaya ini dengan masakan lokal yang autentik.

Rumah Makan Joglo Kembar

Rumah Makan Joglo Kembar adalah restoran tradisional Jawa yang terkenal di Semarang, Indonesia. Tempat ini berada di bangunan khas yang menampilkan dua *joglo* (struktur kayu tradisional Jawa) kuno berukuran besar, yang memberi nama tempat ini, berarti “Restoran Joglo Kembar.” Restoran ini dirayakan karena masakan Jawa autentik dan latarnya, yang melestarikan sebagian warisan arsitektur lokal.

Sabana Plus

Saya tidak dapat menemukan informasi terverifikasi tentang tempat budaya atau bersejarah signifikan bernama “Sabana Plus.” Kemungkinan ini merujuk pada bisnis lokal, pengembangan modern, atau mungkin ada variasi ejaan dalam namanya. Untuk memberikan ringkasan yang akurat, bisakah Anda mengonfirmasi namanya atau memberikan konteks tambahan tentang tempat ini?