Kepanikan tiba-tiba melanda Sekolah Menengah Atas (SMA) Mutiara Bangsa di Kelurahan Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Seorang siswi mengalami kejadian tak terduga di mana tangannya tersangkut di celah kursi besi di dalam ruang kelas.

Insiden ini terjadi pada hari Senin pukul 18.40 waktu setempat. Seorang siswi bernama Ellen terjepit jari tengahnya, yang langsung menarik perhatian guru dan siswa lain.

Seorang komandan regu menjelaskan bahwa dia dan anggota lainnya segera diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari SMA tersebut.

“Dalam proses evakuasi, kondisi tangan korban, yang merupakan siswa kelas 11, semakin bengkak, membuatnya menangis histeris,” ujarnya.

Dengan menggunakan peralatan khusus dan ketelitian tinggi, personel penanggulangan bencana berhasil membebaskan tangan siswi tersebut setelah upaya hampir 2 jam.

Untungnya, korban tidak mengalami luka serius, meski langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Petugas kami harus bekerja hati-hati agar tidak melukai anak tersebut. Sebagian kursi terpaksa dipotong,” katanya.

Dia mencatat bahwa kejadian ini menjadi pengingat penting akan perlunya pengawasan fasilitas sekolah dan edukasi keselamatan bagi siswa agar tidak bermain sembarangan dengan peralatan di sekitarnya.

“Kami mengerahkan tiga personel untuk mengevakuasi tangan siswi tersebut. Syukurlah, kondisi korban sehat,” tutupnya.

SMA Mutiara Bangsa

SMA Mutiara Bangsa adalah lembaga pendidikan swasta di Indonesia, bagian dari jejaring sekolah yang menyediakan kurikulum nasional dan internasional. Meski tanggal pendirian pastinya tidak banyak dipublikasikan, sekolah semacam ini biasanya didirikan pada akhir abad ke-20 atau awal abad ke-21 sebagai alternatif dari sistem sekolah negeri, seringkali berfokus pada pendidikan bilingual dan persiapan global.