Ketua Dewan Tim Nasional menyoroti lemahnya kedisiplinan pemain timnas Indonesia selama era kepelatihan Patrick Kluivert.

Menurutnya, kondisi ini menjadi salah satu faktor utama di balik penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru timnas.

Ia menilai aspek kedisiplinan pemain di bawah kendali Kluivert terlalu longgar dan berdampak pada performa keseluruhan tim.

Oleh karena itu, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menaruh harapan besar pada Herdman untuk memperbaiki masalah ini dan membangun ulang mentalitas pemain dari awal.

“Salah satu pertimbangan dalam keputusan kami memilih John Herdman adalah kedisiplinannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa isu disiplin dan mentalitas menjadi topik utama pembicaraan saat berdialog dengan Herdman.

Menurutnya, kedua aspek tersebut adalah bagian penting dari karakter timnas yang harus dipulihkan.

“Tadi, saat saya berdiskusi panjang dengan John, salah satu hal yang kami bicarakan adalah disiplin dan mentalitas. Jadi membangun disiplin dan mentalitas adalah bagian dari karakter kita, dan itulah yang harus kita bangun kembali,” tegasnya.

Ia menyebutkan bahwa dampak negatif dari lemahnya disiplin dirasakan tidak hanya oleh pemain lokal tetapi juga oleh pemain keturunan Indonesia atau diaspora.

Bahkan, ia menganggap suasana tim di era Kluivert terlalu santai.

“Karena sebelumnya, bisa dibilang di era Patrick Kluivert, terlalu lamban, terlalu santai. Jadi dampaknya juga tidak baik, baik bagi pemain diaspora maupun pemain lokal,” katanya.

Dalam pandangannya, disiplin dan mentalitas adalah dua tugas utama yang harus diselesaikan Herdman.

Jika kedua hal ini dapat ditingkatkan, ia optimistis Timnas Indonesia akan memiliki kekuatan yang lebih solid ke depannya.

“Itulah bagian terpenting yang perlu diperbaiki, dan John tadi menjelaskan cara menyeimbangkannya. Disiplin menjadi kekuatan yang luar biasa untuk menghadapi perjalanan kita ke depan,” ujarnya.

Selain itu, John Herdman telah dikontrak PSSI selama dua tahun sebagai pelatih Timnas Indonesia, dengan opsi perpanjangan dua tahun.

Pada periode kontrak awal ini, Herdman ditugaskan membawa Indonesia lolos ke babak perempat final Piala Asia 2027.

Lebih lanjut, Herdman juga memikul tanggung jawab jangka panjang untuk memimpin skuad Garuda bersaing merebut tiket ke Piala Dunia 2030.

Agenda terdekat yang akan dihadapi pada 2026 adalah FIFA Series yang digelar pada Maret, serta ASEAN Cup 2026 dari Juli hingga Agustus.

Prestasi di dua turnamen ini dianggap sebagai ujian awal Herdman dalam mendapatkan kepercayaan publik sepak bola Indonesia.

Tim nasional Indonesia

Tim nasional sepak bola Indonesia, yang dikenal sebagai “Timnas”, mewakili Indonesia dalam sepak bola internasional pria. Tim ini didirikan pada 1930 di era kolonial Belanda sebagai tim nasional Hindia Belanda, dan terkenal sebagai tim Asia pertama yang berkompetisi di Piala Dunia FIFA pada 1938. Saat ini, tim berada di bawah naungan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan berkompetisi di dalam Konfederasi Sepak Bola Asia.

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) adalah badan pengatur sepak bola nasional di Indonesia, didirikan pada 1930 di era kolonial Belanda. PSSI mengawasi tim nasional dan liga domestik negara itu, meskipun sejarahnya diwarnai periode intervensi politik dan skorsing FIFA akibat campur tangan pemerintah.

Piala Asia 2027

Piala Asia 2027 adalah edisi ke-19 mendatang dari AFC Asian Cup, kejuaraan sepak bola pria utama Asia. Turnamen ini akan diadakan di Arab Saudi, menandai pertama kalinya negara tersebut menjadi tuan rumah, sebagai bagian dari investasi yang lebih luas dalam olahraga dan visinya untuk menjadi tujuan olahraga global utama.

Piala Dunia 2030

Piala Dunia FIFA 2030 adalah turnamen sepak bola internasional yang direncanakan dan akan diadakan secara unik di tiga benua: Afrika (Maroko), Eropa (Spanyol dan Portugal), dan Amerika Selatan (Argentina, Paraguay, dan Uruguay). Turnamen ini bersejarah karena menandai seratus tahun Piala Dunia pertama, dengan pertandingan pembukaan direncanakan di Uruguay dan Argentina untuk memperingati turnamen perdana 1930 di Uruguay.

FIFA Series

FIFA Series adalah turnamen persahabatan sepak bola internasional baru yang diluncurkan FIFA pada Maret 2024, dirancang untuk memungkinkan tim nasional dari konfederasi berbeda saling bertanding lebih rutin. Turnamen ini dibuat untuk mendorong perkembangan sepak bola global dengan menyediakan pertandingan kompetitif bagi negara-negara yang jarang memiliki kesempatan bertemu di luar turnamen besar seperti Piala Dunia.

ASEAN Cup 2026

“ASEAN Cup 2026” bukanlah tempat permanen atau situs budaya, melainkan turnamen sepak bola internasional masa depan. Ini dijadwalkan menjadi edisi kedua ASEAN Cup, kompetisi untuk tim nasional pria Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), menyusul turnamen perdana yang direncanakan pada 2024.

Skuad Garuda

“Skuad Garuda” merujuk pada tim demonstrasi aerobatik Angkatan Udara Indonesia, secara resmi dikenal sebagai **”Tim Aerobatik Jupiter”** tetapi populer disebut **Tim Aerobatik Jupiter (TAJ) atau “Formasi Garuda.”** Didirikan pada 1996, tim ini tampil dengan pesawat KT-1B Woongbi, menunjukkan penerbangan presisi untuk mewakili keterampilan dan profesionalisme TNI AU, dengan burung Garuda mitologis yang melambangkan kekuatan dan identitas nasional.