Medan

Grup musik asal Inggris, Honne, dijadwalkan akan tampil di Medan pada akhir bulan ini. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan menyatakan penolakan terhadap konser Honne dengan alasan mensosialisasikan nilai-nilai LGBT.

“MUI Medan menolak segala bentuk aktivitas publik, baik konser, pertunjukan, kampanye sosial, maupun konten digital, secara langsung maupun tidak langsung, yang membawa pesan dukungan terhadap perilaku LGBT,” ujar Ketua MUI Medan dalam sebuah pernyataan.

Ia menjelaskan bahwa majelis tidak menolak hiburan atau konser sebagai bentuk ekspresi. Namun, jika kegiatan tersebut diduga mensosialisasikan nilai-nilai LGBT, MUI berkewajiban menolak acara apa pun yang bertentangan dengan ajaran agama dan norma sosial.

“Ini bukan tentang individu atau kelompok. Ini tentang melindungi ruang publik kita agar tidak digunakan untuk mensosialisasikan nilai-nilai yang merusak moral dan tatanan sosial,” tegasnya.

MUI Medan mendesak semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan penyelenggara acara, untuk lebih selektif dalam memberikan izin kegiatan publik, khususnya yang melibatkan tokoh atau kelompok yang pernah menyatakan dukungan terhadap LGBT di berbagai platform. Hal ini untuk mencegah infiltrasi nilai-nilai yang bertentangan dengan agama dan norma sosial.

“Kita harus tetap waspada. Jangan beri ruang sedikit pun bagi infiltrasi nilai-nilai yang berlawanan dengan agama dan norma sosial. Generasi muda kita harus dilindungi dari normalisasi penyimpangan, dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

MUI juga menegaskan bahwa penolakan ini tidak ditujukan secara pribadi kepada siapa pun, melainkan merupakan tanggung jawab moral dan sosial untuk membela nilai-nilai yang dianut masyarakat luas.

“Kami tidak dalam posisi untuk memusuhi siapa pun. Namun, kami memiliki kewajiban untuk menyatakan penolakan terhadap hal-hal yang merusak moral dan bertentangan dengan prinsip-prinsip masyarakat kami,” pungkasnya.

Medan

Medan adalah kota terbesar di Pulau Sumatra, Indonesia, dan ibu kota Provinsi Sumatra Utara. Didirikan pada tahun 1590, kota ini menjadi pusat perdagangan penting pada era kolonial Belanda, terkenal dengan perkebunan tembakau, karet, dan kelapa sawitnya. Kini, Medan adalah kota multikultural yang dinamis, memadukan pengaruh Melayu, Batak, Tionghoa, dan India, dengan landmark seperti Istana Maimun dan Masjid Raya Medan yang mencerminkan sejarahnya yang kaya.

Grup musik asal Inggris, Honne

Honne adalah duo musik elektronik asal Inggris yang dibentuk pada tahun 2014, terdiri dari James Hatcher dan Andy Clutterbuck. Dikenal dengan suara soul yang dipengaruhi R&B, grup ini meraih popularitas lewat lagu hits seperti *Warm on a Cold Night* dan *Day 1*. Nama “Honne” berasal dari konsep Jepang tentang perasaan hati yang sesungguhnya, mencerminkan gaya musik intim dan emosional mereka.

Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Majelis Ulama Indonesia (MUI), didirikan pada tahun 1975, adalah badan ulama tertinggi di negara ini, yang berfungsi sebagai lembaga penasihat bagi pemerintah dan umat Muslim dalam urusan keagamaan. Terdiri dari para cendekiawan, ulama, dan perwakilan organisasi Islam utama, MUI mengeluarkan fatwa dan mempromosikan ajaran Islam sambil menyikapi isu-isu kontemporer. MUI memainkan peran penting dalam merumuskan kebijakan keagamaan dan menjaga harmoni di tengah keragaman penduduk Muslim Indonesia.

MUI Medan

MUI Medan merujuk pada cabang lokal **Majelis Ulama Indonesia (MUI)** di Medan, Sumatra Utara. Didirikan sebagai bagian dari kerangka nasional MUI, lembaga ini berperan sebagai otoritas keagamaan bagi umat Muslim di wilayah tersebut, mengeluarkan fatwa dan mempromosikan nilai-nilai Islam. Organisasi ini memainkan peran kunci dalam membimbing praktik keagamaan, menyelesaikan masalah kemasyarakatan, dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam hal-hal yang berkaitan dengan Islam.