Bekasi – Seorang ayah berinisial JN (54) di Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi, melakukan pelecehan seksual terhadap anak perempuannya yang berusia 14 tahun dengan dalih memberikan pendidikan seks.
Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Sumarni, menyatakan bahwa korban dilecehkan oleh ayah kandungnya di sebuah rumah kontrakan tempat mereka tinggal bersama. Sebelumnya, korban tinggal bersama kakek dan neneknya di Tambelang karena kedua orang tuanya bekerja.
Namun, pelaku membawa korban untuk tinggal sendirian bersamanya dengan alasan agar lebih dekat dengan sekolahnya.
“Pelaku diduga memanfaatkan kedekatan dan situasi rumah kontrakan, sehingga membuat korban dalam kondisi tidak berdaya,” ujar Komisaris Besar Sumarni.
Polisi meluncurkan penyelidikan setelah menerima laporan. Penyidik masih memeriksa keterangan pelaku terkait pelecehan terhadap korban.
Kasus ini terungkap setelah korban bercerita kepada saudara kandungnya. Akhirnya, sang ayah dilaporkan ke polisi dan ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi, Asisten Komisaris Jerico Lavian Chandra, menambahkan bahwa tersangka telah ditahan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Markas Polres Metro Bekasi.
Dalam penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk laporan medis forensik, pakaian korban, hasil pemeriksaan psikologis, dan keterangan dari beberapa saksi.
Atas perbuatannya, tersangka JN dijerat dengan Pasal 473 ayat (4) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, terkait tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak.
Bekasi
Bekasi adalah sebuah kota di Jawa Barat, Indonesia, yang terletak di timur Jakarta. Secara historis, kota ini merupakan bagian dari Kerajaan Tarumanagara kuno, sebagaimana dibuktikan oleh Prasasti Tugu yang berasal dari abad ke-5. Saat ini, Bekasi telah berkembang menjadi kota satelit industri dan pemukiman utama, yang berfungsi sebagai pusat penting bagi para pekerja komuter di wilayah Jakarta Raya.
Kecamatan Tambun
Kecamatan Tambun adalah daerah yang berkembang pesat di kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, yang dikenal dengan kawasan industri dan pertumbuhan pemukimannya. Secara historis, daerah ini merupakan bagian dari wilayah Bekasi yang lebih luas, yang berperan dalam jaringan pertanian dan perdagangan Jawa, meskipun Tambun sendiri mulai dikenal pada akhir abad ke-20 seiring dengan urbanisasi. Saat ini, daerah ini berfungsi sebagai pusat suburban utama yang menghubungkan Jakarta dengan daerah sekitarnya.
Kabupaten Bekasi
Kabupaten Bekasi adalah sebuah wilayah di Jawa Barat, Indonesia, dengan sejarah yang dimulai pada abad ke-5 sebagai bagian dari Kerajaan Tarumanagara, salah satu kerajaan Hindu tertua di negara ini. Wilayah ini kemudian menjadi area penting selama era kolonial Belanda dan perjuangan kemerdekaan Indonesia, terutama sebagai lokasi Pertempuran Bekasi tahun 1946. Saat ini, wilayah ini merupakan daerah suburban yang berkembang pesat berbatasan dengan Jakarta, yang dikenal dengan kawasan industri dan komunitas pemukiman modernnya.
Tambelang
Tambelang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, yang secara historis dikenal dengan komunitas pertanian dan perikanannya di sepanjang pesisir. Daerah ini memiliki signifikansi budaya sebagai bagian dari wilayah pesisir Betawi, dengan tradisi yang dipengaruhi oleh warisan Jawa dan Sunda. Saat ini, Tambelang masih merupakan daerah yang sebagian besar pedesaan, meskipun menghadapi tekanan dari perluasan perkotaan dan pembangunan industri di wilayah Jakarta Raya.
Polres Metro Bekasi
Polres Metro Bekasi adalah yurisdiksi kepolisian setempat yang melayani Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi di Jawa Barat, Indonesia. Didirikan untuk menjaga ketertiban dan keamanan umum di salah satu daerah satelit Jakarta yang padat penduduk, lembaga ini beroperasi di bawah Polda Jawa Barat. Kepolisian ini menangani berbagai masalah kejahatan perkotaan dan manajemen lalu lintas, yang mencerminkan pertumbuhan dan perkembangan pesat wilayah Bekasi dalam beberapa dekade terakhir.