Asosiasi Budaya dan Seni Jeddah menyelenggarakan pameran berjudul “Yang Terlupakan”, yang diadakan di Ruang Abdulhalim Radwi di kantor pusat asosiasi, dengan dihadiri oleh banyak orang yang tertarik pada urusan budaya dan seni.
Pameran ini menawarkan pengalaman visual alternatif, yang berfokus pada penggunaan kembali bahan-bahan industri yang rusak dan dibuang, mengubahnya menjadi karya yang hidup yang menyampaikan pesan lingkungan dan kemanusiaan. Ini menonjolkan kekuatan seni untuk menghidupkan kembali apa yang dianggap tidak berguna, mewujudkan keindahan dalam elemen-elemen yang sudah usang.
Pameran ini menampilkan karya-karya kreatif yang terbuat dari bahan daur ulang seperti plastik, kertas, besi, dan pipa, yang dipamerkan melalui berbagai teknik artistik seperti kolase, bordir, patung, dan instalasi. Potongan-potongan industri bekas telah diubah menjadi model dan lukisan yang simbolis dan reflektif.
Tujuan dari pameran ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya daur ulang, mendorong masyarakat untuk melindungi lingkungan, mempromosikan budaya seni rupa, dan menginspirasi generasi muda untuk mengembangkan visi kreatif yang terinspirasi oleh kehidupan sehari-hari menggunakan bahan-bahan sederhana dan mudah dijangkau.
Berlangsung selama 10 hari, pameran ini merupakan undangan terbuka untuk merenungkan nilai benda-benda di luar penggunaan awalnya, menekankan peran seni rupa dalam menciptakan dampak sosial dan budaya yang mendorong keberlanjutan dan kesadaran lingkungan.