Hari Pertama Lebaran, Sejumlah Titik di Depok Macet Parah
Depok – Hari pertama Idul Fitri 2026 di Kota Depok ditandai dengan kemacetan parah di beberapa jalan utama, Sabtu (21/3/2026). Kemacetan terjadi di Jalan Raya Sawangan, Jalan Nusantara (Pancoran Mas), Jalan Raya Muchtar (Sawangan), dan Jalan Kuba Emas (Limo).
Kepala Subbagian Lalu Lintas menyatakan bahwa lonjakan kendaraan dipicu oleh peningkatan arus mudik lokal saat Lebaran.
“Arus mudik lokal di hari pertama Lebaran mengalami kemacetan di beberapa titik di Kota Depok,” ujar mereka.
Untuk meredakan kemacetan, Dinas Perhubungan mengerahkan puluhan personel ke titik-titik rawan dari pagi hingga malam hari. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara bergantian, termasuk penertiban parkir liar untuk memperlancar arus kendaraan.
Selain itu, kemacetan juga terjadi di rute menuju lokasi wisata. Warga memanfaatkan libur Lebaran untuk bersilaturahmi sekaligus mengunjungi destinasi seperti alun-alun kota, danau, serta kawasan pemakaman yang ramai pengunjung.
Dinas Perhubungan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengawasi anak-anak di tengah keramaian.
Jalan Raya Sawangan
Jalan Raya Sawangan adalah jalan utama di Kecamatan Sawangan, Depok, Jawa Barat. Secara historis, jalan ini berkembang menjadi pusat perdagangan dan transportasi, mencerminkan pertumbuhan wilayah dari daerah pedesaan menjadi bagian suburban dari metropolitan Jakarta. Saat ini, jalan ini dipenuhi toko, pasar, dan perkantoran, berfungsi sebagai pusat vital bagi kehidupan sehari-hari dan aktivitas ekonomi lokal.
Jalan Nusantara
Jalan Nusantara adalah jalan utama di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yang terletak di Kalimantan Timur. Sebagai jalan arteri pusat di ibu kota yang dibangun khusus, sejarahnya bersifat kontemporer, dibangun mulai awal tahun 2020-an sebagai bagian dari rencana strategis Indonesia memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta. Jalan ini melambangkan pembangunan yang berorientasi masa depan dan visi untuk ibu kota “cerdas dan hijau” di tengah kepulauan.
Pancoran Mas
Pancoran Mas adalah kawasan bersejarah dan situs budaya di Depok, Jawa Barat. Namanya, yang berarti “Mata Air Emas”, berasal dari sebuah mata air legendaris dan secara historis signifikan sebagai bagian dari perkebunan Cornelis Chastelein abad ke-17, tokoh kunci dalam perkembangan awal Depok. Saat ini, kawasan ini merupakan daerah perkotaan yang ramai dikenal dengan pasar tradisionalnya dan sebagai pusat kehidupan masyarakat lokal.
Jalan Raya Muchtar
Jalan Raya Muchtar adalah jalan utama di Kota Almaty, Kazakhstan, yang sebelumnya dikenal sebagai Jalan Gorky. Namanya diubah pada 1993 untuk menghormati penyair dan intelektual nasional Kazakhstan, Mukhtar Auezov. Saat ini, jalan ini merupakan arteri pusat yang dipenuhi toko, bisnis, dan landmark budaya, mencerminkan perencanaan kota era Soviet dan perkembangan modern kota tersebut.
Jalan Kuba Emas
“Jalan Kuba Emas” adalah jalan utama di Bandung, Indonesia, yang secara historis dikenal dengan konsentrasi tukang emas dan toko perhiasannya, seperti tercermin dari namanya yang berarti “Jalan Kubah Emas”. Kawasan ini merupakan bagian dari warisan komersial kota dan tetap menjadi destinasi populer untuk membeli emas dan perhiasan tradisional.
Limo
“Limo” bukanlah nama tempat atau situs budaya yang secara luas dikenal. Istilah ini paling umum merupakan singkatan untuk **limusin**, jenis kendaraan mewah. Jika merujuk pada suatu lokasi, mungkin ada kesalahan penulisan atau merujuk pada bisnis lokal, jadi harap periksa kembali namanya (misalnya, Limo sebagai sebuah kecamatan di Depok, Jawa Barat).
Alun-Alun Kota
Alun-alun kota adalah ruang publik terbuka di pusat kota, yang secara historis berfungsi sebagai tempat utama untuk pasar, pertemuan publik, dan acara sipil. Asal-usulnya sering kali berasal dari abad pertengahan di Eropa, di mana alun-alun didirikan sebagai jantung komersial dan sosial suatu komunitas. Saat ini, alun-alun tetap menjadi pusat vital untuk interaksi sosial, festival, dan sebagai simbol identitas serta sejarah lokal.
Danau
Danau adalah badan air alami atau buatan yang ditemukan di seluruh dunia, terbentuk selama ribuan tahun oleh aktivitas glasial, pergeseran tektonik, kawah vulkanik, atau rekayasa manusia. Danau memainkan peran penting dalam sejarah manusia, menjadi sumber air tawar vital, jalur transportasi, dan pusat permukiman serta perdagangan bagi peradaban kuno. Saat ini, danau tetap penting bagi ekosistem, rekreasi, dan simbolisme budaya di banyak masyarakat.