Pada 22 Agustus, Pop Mart mengumumkan seri mini Labubu baru! Rilis ini terbagi menjadi dua set, A dan B, masing-masing berisi 14 figur reguler dan 1 figur rahasia—peluang mendapatkan figur reguler adalah 1:14, sementara figur rahasia memiliki peluang 1:168. Setiap blind box dijual seharga 79 yuan, dan satu set lengkapnya berharga 1.106 yuan. Penjualan online dimulai pada 28 Agustus pukul 22.00, sedangkan penjualan offline mulai 29 Agustus.
Pada hari pengumuman, nilai pasar Pop Mart dengan stabil melampaui 430 miliar dolar Hong Kong! Laporan keuangan terbaru mengungkapkan bahwa pada paruh pertama 2025, margin laba kotor Pop Mart melonjak menjadi 70,3%, tidak hanya melampaui LVMH tetapi juga hampir menyamai Hermès! Di antara produknya, seri THE MONSTERS, yang mencakup Labubu, mengalami peningkatan pendapatan sebesar 668%, menjadikannya “mesin uang” sejati. Namun, Labubu tidak menjadi populer dalam semalam—dibutuhkan waktu 7 tahun penuh dari peluncurannya hingga diakui secara luas.
Sebaliknya, IP mainan tren yang dibuat selebritas memiliki jalan yang lebih mulus: “Zhou Keke” milik Zhou Shen terjual senilai lebih dari sepuluh juta yuan hanya dalam 5 menit, “Bo Bo” milik Mayday berhasil masuk tiga besar mainan boneka terlaris dalam waktu setengah tahun, dan “Classmate Zhou” milik Jay Chou bahkan lebih mengesankan, dengan lebih dari 200 kolaborasi merek dan pendapatan lisensi IP yang melebihi satu miliar yuan. Namun, IP selebritas juga datang dengan risiko—ia terikat erat dengan citra sang selebritas, dan jika selebritas tersebut terlibat skandal, nilai IP bisa langsung terjun bebas. Meski begitu, potensi keuntungan dari IP selebritas tetap sangat menarik, dan banyak yang kini berusaha meniru kesuksesan “Labubu” dalam skala yang lebih besar.

Akankah tren puncak berikutnya adalah IP selebritas? Bagaimana sebenarnya mereka menghasilkan pendapatan? Apa strategi bisnis di balik pembuatan “Classmate Zhou” oleh Superstar Legend? Edisi ini membahas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara mendetail!

