Menteri Revitalisasi Ekonomi, Akazawa, menyatakan mengenai negosiasi tarif dengan AS: “Hasil pemilihan Majelis Tinggi tidak akan berdampak apa pun.” Menteri Akazawa menekankan: “Kami selalu mengutamakan kepentingan nasional, sehingga hasil pemilu tidak akan mempengaruhi sikap kami. Sama sekali tidak akan ada perubahan dalam komitmen kami untuk memaksimalkan kepentingan Jepang.” Pada tanggal 20, sebelum hasil pemilu diresmikan, Menteri Akazawa bertemu dengan Perdana Menteri Ishiba di kediaman resmi dan menyampaikan pernyataan ini. Mengenai tarif 25% yang diusulkan oleh AS, ia menyatakan: “Batas waktu negosiasi belum tentu tanggal 1 Agustus.” Perdana Menteri menginstruksikannya untuk melanjutkan diskusi guna mencapai kesepakatan yang dapat diterima bersama antara Jepang dan AS. Menurut sumber pemerintah, Menteri Akazawa sedang mengatur perjalanannya ke AS, yang bisa dilakukan paling cepat pada tanggal 21.