Tadi malam setelah pukul 23.00, cahaya terang yang terlihat di atas Pelabuhan Nagoya adalah “fireball” (bola api meteor).
Fireball adalah meteor yang sangat terang dibandingkan bintang jatuh biasa.
Jika bintang jatuh biasa disebabkan oleh debu kosmik sebesar butiran pasir, fireball berasal dari benda yang jauh lebih besar, sehingga cahayanya jauh lebih terang.
Di Kota Owase, Prefektur Mie, langit sesaat terang benderang seperti disambar petir.
Tadi malam, fireball terang diamati di berbagai wilayah Jepang barat, termasuk Bandara Internasional Kansai di Osaka.
Menurut seorang ahli, fireball seterang ini terkadang bisa menghasilkan meteorit yang mencapai tanah dan menyebabkan kerusakan, namun dalam kasus ini kemungkinan besar jatuh ke laut di selatan Kyushu.
Pelabuhan Nagoya
Pelabuhan Nagoya adalah pelabuhan dagang internasional utama di Jepang tengah, dibuka tahun 1907 dan berperan penting dalam pertumbuhan industri wilayah ini. Pelabuhan ini memiliki signifikansi historis karena perannya selama Perang Dunia II dan rekonstruksi pascaperang, menjadi simbol pemulihan ekonomi kota. Saat ini, kawasan pelabuhan juga menawarkan atraksi publik populer, termasuk akuarium dan museum maritim.
Kota Owase
Kota Owase adalah kota pelabuhan bersejarah di Prefektur Mie, Jepang, yang berkembang sejak periode Edo sebagai pusat vital bagi kapal dagang Kitamaebune. Kota ini terkenal dengan hubungan eratnya dengan industri kayu, garis pantai pegunungannya yang dramatis, dan festival uniknya, Festival Owase Yama, yang menampilkan float yang rumit. Saat ini, kota ini tetap menjadi pelabuhan perikanan utama dan bagian dari rute ziarah Kumano Kodō, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO.
Prefektur Mie
Prefektur Mie adalah wilayah bersejarah penting di Jepang tengah, rumah bagi Kuil Besar Ise, salah satu situs tersuci dalam Shinto, yang telah dibangun kembali secara ritual setiap 20 tahun sejak abad ke-7. Prefektur ini juga terkenal sebagai tempat kelahiran ninja, dengan wilayah Iga yang memiliki museum ninja terkenal. Garis pantai prefektur yang luas di sepanjang Samudra Pasifik juga menghasilkan sebagian besar mutiara budidaya Jepang.
Bandara Internasional Kansai
Bandara Internasional Kansai adalah hub internasional utama yang terletak di pulau buatan di Teluk Osaka, Jepang. Pertama dibuka tahun 1994 dan terkenal sebagai bandara laut pertama di dunia, dirancang untuk mengatasi keterbatasan lahan dan masalah polusi suara di daratan utama. Bandara ini berfungsi sebagai gerbang penting ke wilayah Kansai, termasuk kota Osaka, Kyoto, dan Kobe.
Osaka
Osaka adalah kota pelabuhan dan pusat komersial utama di Jepang, secara historis dikenal sebagai “dapur” negara karena peran pentingnya dalam perdagangan beras selama periode Edo. Landmarknya yang paling terkenal, Kastil Osaka, awalnya dibangun pada abad ke-16 oleh panglima perang Toyotomi Hideyoshi. Saat ini, kota ini terkenal dengan arsitektur modernnya, budaya makanan jalanan yang hidup, dan penduduk lokalnya yang ramah.
Kyushu
Kyushu adalah pulau terbesar ketiga di Jepang, terletak di barat daya pulau utama Honshu. Secara historis, pulau ini menjadi gerbang pertukaran budaya awal dengan Korea dan Tiongkok, serta menjadi lokasi kontak pertama yang tercatat dengan orang Eropa pada abad ke-16. Wilayah ini juga dikenal karena gunung berapinya yang aktif, banyaknya mata air panas (onsen), dan kota bersejarah Nagasaki.