Seorang polisi pria dari Kantor Polisi Toyota di Prefektur Aichi dilaporkan ke penuntut umum karena diduga mencoba merekam secara diam-diam seorang wanita yang bekerja untuk layanan delivery health (bisnis hiburan dewasa panggilan) di rumahnya.

Polisi berusia 20-an tahun yang ditugaskan di divisi urusan masyarakat Kantor Polisi Toyota itu dilaporkan atas dugaan percobaan pelanggaran undang-undang yang melarang perekaman tindakan seksual.

Menurut sumber penyelidikan, polisi tersebut diduga mencoba merekam diam-diam seorang karyawati layanan delivery health yang ia panggil ke kediamannya awal tahun ini.

Insiden ini terungkap ketika atasan, yang khawatir dengan perilaku kerja sang polisi, memeriksa ponsel pintarnya dan menemukan video tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepolisian Prefektur Aichi melakukan penggeledahan di kantor polisi dan rumah sang polisi pada pertengahan Mei, namun tidak ditemukan gambar atau video serupa lainnya.

Polisi tersebut telah mengakui tuduhan tersebut selama pemeriksaan, dan Kepolisian Prefektur Aichi sedang mempertimbangkan tindakan disiplin.

Kantor Polisi Toyota

Kantor Polisi Toyota adalah fasilitas penegak hukum setempat yang terletak di Kota Toyota, Prefektur Aichi, Jepang, yang melayani masyarakat di wilayah yang dikenal dengan industri otomotifnya. Meskipun detail sejarah spesifik tentang kantor ini terbatas, kantor ini beroperasi sebagai bagian dari sistem kepolisian terpusat Jepang, yang memastikan keamanan publik di kota yang namanya sama dengan Toyota Motor Corporation yang terkenal di seluruh dunia. Kantor polisi ini mencerminkan infrastruktur modern kota dan hubungan eratnya dengan raksasa otomotif yang didirikan di sana pada awal abad ke-20.

Markas Besar Kepolisian Prefektur Aichi

Markas Besar Kepolisian Prefektur Aichi adalah badan penegak hukum pusat yang mengawasi kegiatan kepolisian di Prefektur Aichi, Jepang. Didirikan pada akhir abad ke-19 selama modernisasi sistem kepolisian Jepang, markas ini memainkan peran kunci dalam menjaga keamanan publik di wilayah tersebut, termasuk kota-kota besar seperti Nagoya. Markas besar ini juga berkolaborasi dengan lembaga nasional untuk menangani kejahatan terorganisir, penegakan lalu lintas, dan penanggulangan bencana.