Perumahan Nuansa Mekarsari 1 di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, terendam banjir sejak Jumat, 2 Januari, dan masih terus tergenang.
Sekitar ratusan rumah warga terdampak, dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter akibat hujan deras pada Jumat malam.
“Sebagian besar warga kami berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, sehingga setiap banjir menimbulkan kerugian yang cukup besar, terutama pada perabotan rumah tangga,” ujar Ketua RT 06 Kompleks Nuansa Mekarsari 1.
Menurut ketua RT tersebut, kawasan perumahan Nuansa Mekarsari memang sudah lama rawan banjir, terutama disebabkan oleh sistem drainase yang kurang optimal dalam mengalirkan air dari kompleks menuju Sungai Cirarab.
Sementara itu, Bupati Tangerang menyampaikan bahwa sebagian warga yang terdampak banjir telah mengungsi ke tempat-tempat penampungan di sekitar lokasi.
“Tadi malam hujan turun terus-menerus tanpa henti, sehingga menyebabkan banjir. Sebagian warga masih bertahan di rumah, namun ada juga yang sudah diungsikan,” kata mereka saat meninjau lokasi banjir.
Untuk memenuhi kebutuhan pengungsi, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menyiapkan bantuan logistik dan mendirikan dapur umum untuk digunakan warga terdampak.
“Untuk jangka pendek, kami memastikan bantuan logistik dan kebutuhan warga yang mengungsi dapat terpenuhi dengan cepat,” tegas mereka.
Bupati menambahkan, pihak berwenang akan segera melakukan normalisasi saluran drainase menuju Sungai Cirarab yang selama ini dikeluhkan warga sebagai penyebab utama banjir.
“Untuk jangka menengah dan panjang, kami akan melakukan normalisasi saluran, peninggian jembatan, dan menyiapkan sistem pompa untuk mempercepat pembuangan air pada tahun ini,” tutup mereka.