Jakarta –
Polisi menyatakan bahwa penyewa truk yang membuang limbah ke Sungai Ciliwung dari Jembatan Tol Cijago telah mendatangi kantor PJR Tol Jagorawi. Penyewa itu meminta maaf atas perbuatan truknya yang membuang tinja dari jembatan tol ke sungai.
“Dia (penyewa) membuat pernyataan di atas kertas bermaterai; awalnya dia takut untuk datang. Akhirnya, dia datang ke kantor PJR, dan saya kemudian mengantarnya ke kantor Cijago untuk membuat pernyataan di hadapan manajemen,” kata Kainduk PJR Jagorawi, Kompol Akhamd Jajuli.
Jajuli menyebutkan mereka kemudian mendampingi penyewa truk ke kantor Tol Cijago untuk meminta maaf secara langsung. Jajuli menjelaskan, sopir dan kernet membuang tinja ke Sungai Ciliwung demi mengejar target order.
“Ya (penyewa minta maaf), intinya harus dicek lagi—limbah tidak boleh dibuang ke sungai. Ada tempat pembuangan di TPA; sudah tersedia. Karena di TPA, harus bayar 150 ribu,” ujarnya.
“Nah, kenapa dibuang di sana? Karena dapat order lagi, tapi tangki masih penuh. Jadi, dia buang sembarangan untuk kejar target order baru, tapi caranya salah,” tambahnya.
Dia menyatakan, penyewa truk awalnya ingin mengembalikan kendaraan kepada pemilik. Namun, polisi menyarankan penyewa untuk meminta maaf dan membuat pernyataan bermaterai agar tidak mengulangi perbuatan itu.
“Awalnya, mobil mau dikembalikan ke pemilik. ‘Tidak perlu, yang penting minta maaf ke Cijago dan buat pernyataan bermaterai bahwa tidak akan mengulangi’,” jelas Jajuli.
Dalam video, truk tersebut berada di jalan Tol Cijago. Selang dari truk terlihat memanjang ke bawah hingga ke Sungai Ciliwung, membuang tinja.
Orang yang merekam video, yang memergoki truk membuang tinja, terdengar menahan mual melihat pembuangan limbah itu.
“Nah, melaporkan orang buang limbah di jembatan tol,” kata orang yang merekam video saat memergoki pelaku.
Tonton juga video “Spot Wisata Brown Canyon Berubah Jadi Tempat Buang Sampah dan Tinja” di sini: