Pemerintah Kota Depok terus mendorong akses dan mutu pendidikan melalui pembangunan infrastruktur fisik yang memadai.
Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Depok sedang membangun empat sekolah negeri baru: dua SMP, satu SD, dan satu madrasah.
Langkah ini bertujuan memenuhi permintaan ruang kelas yang terus meningkat seiring bertambahnya jumlah siswa di berbagai wilayah kota.
Pembangunan ini akan memperkuat layanan pendidikan dasar serta menyediakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan representatif.
Proyek ditargetkan selesai secara fisik pada akhir tahun 2025.
Kepala Disrumkim memastikan bahwa keempat lembaga pendidikan tersebut sudah dalam tahap pembangunan.
“Dua SMP tersebut adalah SMPN 3 Depok di Sukmajaya dan SMPN 25 Depok di Sawangan. Selain itu, sedang dibangun SDN Kedaung dan Madrasah Tsanawiyah di Pancoran Mas,” jelasnya.
Ia menyebutkan bahwa pembangunan dimulai pada Mei 2025, dengan masa kontrak 180 hingga 195 hari kerja.
Tujuannya adalah menyelesaikan pembangunan fisik pada Desember 2025, dengan pemantauan dan evaluasi mingguan.
“Pengawas lapangan mengelola pengawasan harian dan menyerahkan laporan kemajuan kepada kami. Dengan demikian, kami memastikan kontrol yang berkelanjutan,” tambahnya.
Fasilitas yang akan dibangun meliputi ruang kelas, ruang makan, kamar mandi, ruang shalat, lapangan olahraga, dan perpustakaan.
Juga akan ada ruang guru, ruang OSIS, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), gudang, arsip, dan kantor administrasi.
“Kami berharap pembangunan selesai tepat waktu, sehingga menghasilkan gedung sekolah yang representatif bagi siswa dan guru,” pungkasnya.
Dengan inisiatif ini, Pemerintah Depok menunjukkan komitmennya terhadap akses pendidikan yang merata serta fasilitas yang memadai.
Diharapkan sekolah-sekolah baru ini segera beroperasi dan bermanfaat bagi masyarakat.