PLN Indonesia Power UBP Saguling melakukan operasi pembersihan menggunakan ponton, yang dilakukan secara kolaboratif dengan PJT II dan Satgas Citarum Harum Sektor 4.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga keandalan operasional pembangkit listrik sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan di area tersebut.

Sekitar 300 meter kubik berhasil diangkat setiap bulannya dengan menggunakan dua kapal angkut (ponton) untuk mengangkut tanaman air dari area waduk.

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Saguling menjelaskan bahwa pembersihan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga kelancaran operasional dan lingkungan sekitar.

“Pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali berpotensi mengganggu aliran air, akses operasional, dan proses pemanfaatan air sebagai sumber energi utama bagi pembangkit listrik tenaga air,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa waduk memegang peranan penting sebagai sumber energi utama bagi pembangkit listrik, sehingga kondisinya harus terus dijaga. Oleh karena itu, upaya kolaboratif dalam menjaganya terus dimaksimalkan.

“Melalui kerja sama dengan PJT II dan Citarum Harum Sektor 4, kami berharap penanganan eceng gondok dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi operasional maupun lingkungan,” ujarnya.

Ia lebih lanjut menyatakan bahwa kegiatan ini juga merupakan sinergi antar lembaga dalam menjaga ekosistem waduk. Kolaborasi antara PLN Indonesia Power UBP Saguling, PJT II, dan Satgas Citarum Harum Sektor 4.

“Ini membuktikan bahwa pengelolaan lingkungan membutuhkan kerja sama yang konsisten dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa sebagai pembangkit listrik berbasis energi baru dan terbarukan, pihaknya memiliki peran penting dalam mendukung pasokan listrik yang andal dan ramah lingkungan.

“Upaya menjaga kebersihan waduk dari hambatan seperti eceng gondok merupakan bagian penting dari kesiapan operasional perusahaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan pembersihan eceng gondok ini, PLN Indonesia Power UBP Saguling berharap kondisi waduk dapat terjaga, operasional pembangkit berjalan lancar, dan manfaat energi bersih dari pembangkit tersebut terus dapat dinikmati oleh masyarakat.

Waduk Saguling

Waduk Saguling adalah danau buatan besar di Jawa Barat, Indonesia, yang dibuat pada tahun 1980-an dengan membendung Sungai Citarum untuk menghasilkan tenaga listrik tenaga air. Pembangunannya menyebabkan perpindahan lebih dari 100.000 orang dan tenggelamnya banyak desa, lahan pertanian, serta situs kuno. Saat ini, waduk ini berfungsi sebagai sumber vital listrik, irigasi, dan pariwisata, meskipun juga menghadapi tantangan lingkungan yang signifikan akibat polusi dan sedimentasi.

Satgas Citarum Harum Sektor 4

Satgas Citarum Harum Sektor 4 adalah bagian dari inisiatif pemerintah berskala besar untuk merehabilitasi Sungai Citarum yang tercemar berat di Jawa Barat, Indonesia. Dibentuk sekitar tahun 2018 berdasarkan arahan presiden, satgas ini berfokus pada pembersihan, pemulihan, dan pencegahan polusi lebih lanjut di sektor keempat sungai tersebut. Upayanya meliputi pengelolaan limbah, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum untuk menghidupkan kembali kesehatan ekologis sungai serta mengurangi banjir.