Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan menyiapkan layanan transportasi gratis untuk mendukung Bandung Great Sale (BGS) 2025. Selama tujuh hari penuh, mulai 1 hingga 7 September 2025, warga Bandung dan wisatawan luar kota dapat menggunakan bus Trans Metro Pasundan (TMP) dan Bandung Tour On Bus (Bandros) tanpa dipungut biaya.

Kepala Dinas Perhubungan menjelaskan bahwa BGS merupakan agenda besar yang digagas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung, dengan dukungan penuh dari berbagai organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Perhubungan dalam penyediaan fasilitas angkutan umum.

“Bandung Great Sale adalah daya tarik wisata belanja. Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, kami menggratiskan seluruh layanan TMP dan Bandros selama satu minggu,” pernyataannya mengenai kebijakan ini di Gedebage, Kota Bandung.

Lebih lanjut dijelaskannya, Dinas Perhubungan mengoperasikan 28 armada TMP yang melayani lima koridor utama: Koridor 1 Cibiru-Cibereum, Koridor 2 Cicaheum-Cibereum, Koridor 3 Cicaheum-Sarijadi, Koridor 4 Antapani-Leuwipanjang, dan Koridor 5 Antapani-Stasiun Hall. Layanan ini ditambah dengan dua rute pengumpan: Gunung Batu-Stasiun Hall dan Summarecon-Cibereum. Semua bus beroperasi setiap hari pukul 05.30 hingga 16.00 WIB.

“Seluruh armada TMP siap dioperasikan untuk menjamin kenyamanan dan aksesibilitas masyarakat,” ujarnya.

Selain TMP, menurutnya, Dinas Perhubungan juga menyiapkan 10 unit Bandros yang beroperasi pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dengan dua titik pemberangkatan: Alun-Alun Bandung dan kawasan Jalan Diponegoro sekitar Museum Geologi.

Dia menambahkan, rute Bandros dari Alun-Alun melewati Jalan Asia Afrika, Braga, Wastukencana, Djuanda, Dipatiukur, Riau, Lembong, Naripan, dan kembali ke titik awal. Sementara itu, rute Bandros dari Diponegoro menuju Jalan Supratman, Riau, Aceh, dan Citarum sebelum kembali ke Diponegoro.

Polda Metro Bandung Perketat Operasi Knalpot Bising, Dukung Langsung Kebijakan KDM

Upaya memberantas knalpot bising di Kota Bandung akan diperketat. Polda Metro Bandung memastikan penindakan terhadap pengendara motor dengan knalpot berisik akan dilakukan lebih masif setelah Gubernur Jawa Barat mengeluarkan surat edaran yang melarang penjualan dan penggunaan knalpot tidak standar di seluruh wilayah Jabar.

Kapolda Metro Bandung menegaskan, dukungan terhadap kebijakan tingkat provinsi tersebut menjadi pendorong kuat bagi kepolisian untuk meningkatkan intensitas razia.

“Kami sudah rutin melakukan tindakan, baik siang maupun malam. Dengan adanya kebijakan gubernur, kami mendapat amunisi baru untuk memberantas knalpot bising,” pernyataannya.

Dia menambahkan, penindakan akan menyasar semua titik rawan pelanggaran di Kota Bandung. Razia tidak hanya dilakukan pada jam-jam tertentu, tetapi akan digelar sepanjang hari untuk memastikan tidak ada ruang bagi pelanggar aturan. Menurutnya, keberadaan knalpot bising selama ini telah menimbulkan keresahan masyarakat dan mengganggu ketertiban lalu lintas.

Kebijakan Gubernur Jawa Barat memperkuat langkah aparat. Melalui surat edaran resmi, Gubernur melarang penggunaan dan penjualan knalpot bising atau knalpot yang tidak sesuai standar pabrikan. Instruksi ini diterapkan hingga tingkat desa, kelurahan, RW, dan RT untuk memastikan penerapan aturan secara menyeluruh.

Gubernur menilai suara bising dari knalpot tidak hanya merusak kenyamanan publik, tetapi juga bertentangan dengan prinsip keselamatan dan ketertiban lalu lintas.

“Setiap kendaraan punya standar knalpotnya masing-masing. Mengubah spesifikasinya berarti melanggar prinsip pengaturan lalu lintas dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.

Bandung Great Sale

Bandung Great Sale adalah festival belanja tahunan yang diadakan di Bandung, Indonesia, dirancang untuk mendongkrak sektor ritel dan pariwisata kota. Inisiatif ini digagas pemerintah daerah dan asosiasi bisnis untuk memanfaatkan reputasi Bandung sebagai pusat kreatif dan fesyen, dengan menawarkan diskon dan promosi signifikan di berbagai pusat perbelanjaan dan butiknya.

Trans Metro Pasundan

Trans Metro Pasundan adalah sistem bus rapid transit (BRT) yang beroperasi di Bandung, Indonesia, dirancang untuk memodernisasi transportasi umum kota. Diluncurkan pada akhir tahun 2010-an untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan menyediakan layanan komuter yang lebih efisien bagi warga. Sistem ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah meningkatkan mobilitas perkotaan di ibu kota Jawa Barat.

Bandung Tour On Bus

“Bandung Tour On Bus” adalah layanan bus wisata bertingkat dua dengan atap terbuka yang menawarkan tur keliling kota Bandung, Indonesia. Layanan ini memungkinkan pengunjung melihat landmark dan atraksi utama, seperti Gedung Sate dan Jalan Braga, dari sudut pandang yang unik. Meski layanannya sendiri merupakan inisiatif pariwisata baru, rutenya menampilkan kota dengan sejarah kaya sebagai bekas hill station kolonial Belanda dan pusat arsitektur Art Deco.

Gedebage

Gedebage adalah sebuah kecamatan di bagian timur Bandung, Indonesia, secara historis dikenal dengan stasiun keretanya dan sebagai simpul transportasi penting. Perkembangannya erat terkait dengan ekspansi kota dan pertumbuhan jaringan kereta api sejak era kolonial Belanda. Kini, kawasan ini berkembang pesat dengan memadukan infrastruktur historis dan pertumbuhan perkotaan modern.

Alun-Alun Bandung

Alun-Alun Bandung adalah alun-alun pusat kota Bandung, Indonesia, yang secara historis berfungsi sebagai jantung pemerintahan kolonial Belanda. Dibangun pada awal abad ke-19 dan dikelilingi landmark penting, termasuk Masjid Raya dan bekas kantor pemerintahan kolonial. Kini, alun-alun ini tetap menjadi ruang publik utama untuk pertemuan sosial, acara budaya, dan rekreasi.

Museum Geologi

Museum Geologi adalah lembaga ilmiah yang didedikasikan untuk studi dan pameran materi serta sejarah Bumi. Biasanya menyimpan koleksi mineral, batuan, fosil, dan model geologi, yang menggambarkan proses seperti tektonik lempeng dan evolusi. Banyak museum semacam ini didirikan pada abad ke-19 selama periode penemuan ilmiah pesat untuk mengkatalogkan sumber daya alam dan mendidik masyarakat.

Jalan Asia Afrika

Jalan Asia Afrika adalah jalan utama di Bandung, Indonesia, yang secara historis signifikan sebagai lokasi Konferensi Asia-Afrika 1955. Jalan ini dinamai untuk memperingati peristiwa tersebut, yang menyatukan pemimpin dari negara-negara berkembang untuk mempromosikan kerja sama ekonomi dan budaya serta menentang kolonialisme. Kini, jalan ini menjadi pusat komersial dan budaya yang dinamis, menampilkan gedung konferensi yang terpelihara, Gedung Merdeka.

Jalan Braga

Jalan Braga adalah jalan bersejarah di Bandung, Indonesia, terkenal dengan arsitektur art deco bergaya Eropa yang khas dari perkembangannya selama era kolonial Belanda pada awal abad ke-20. Dulunya merupakan promenade bergengsi dan distrik belanja serta hiburan utama kota, yang terkenal dijuluki “Paris van Java”. Kini, jalan ini tetap menjadi destinasi wisata populer, dipenuhi kafe, toko, dan bangunan kolonial yang terpelihara dengan baik.