Bandung –
Pemerintah Kota Bandung memastikan penanganan infrastruktur jalan terus berjalan menyusul keluhan masyarakat mengenai kondisi Jalan Ir H Juanda atau Jalan Dago. Pemkot Bandung menegaskan bahwa perbaikan jalan di kawasan tersebut sudah dilakukan, setelah sebelumnya viral aksi seorang driver ojek online yang menambal lubang jalan menggunakan dana pribadi.
Driver ojek online tersebut, bernama Hasan Fidel, mengunggah aktivitasnya di beberapa platform media sosial pribadinya. Ternyata, selain di Jalan Dago, Hasan Fidel telah beberapa kali melakukan aksi serupa di Kecamatan Katapang, Ciwidey, hingga Soreang, Kabupaten Bandung.
Hasan Fidel bahkan turun tangan sendiri menambal lubang jalan karena pengalaman pribadi yang tidak mengenakkan. Mengandalkan pembelajaran otodidak via internet, lubang di Jalan Dago akhirnya ditambal menggunakan dana pribadinya.
Aksi Hasan Fidel kemudian ditanggapi oleh Pemerintah Kota Bandung. Pemkot memastikan telah turun tangan dan menambal Jalan Dago yang dikeluhkan tersebut.
“Kami berterima kasih atas masukannya. Namun perlu diketahui bahwa saat ini jalan di Dago sedang diperbaiki. Nanti, sepanjang Jalan Dago dari perempatan ke atas akan diperbaiki,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung.
Kepala dinas juga mengapresiasi aksi yang dilakukan Hasan Fidel. Dia juga mengimbau masyarakat tidak ragu melaporkan jika menemui lubang jalan di Kota Bandung melalui beberapa aplikasi yang disediakan.
“Sekali lagi terima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan, dan jika menemukan jalan yang rusak atau berlubang, bisa melaporkan via aplikasi Lapor. Kami akan segera menindaklanjuti laporan tersebut,” tegasnya.
Jalan Dago
Jalan Dago adalah jalan utama dan distrik komersial di Bandung, Indonesia, yang secara historis dikenal sebagai kawasan prestisius bagi pejabat kolonial Belanda dan pemilik perkebunan kaya pada awal abad ke-20. Saat ini, jalan ini menjadi pusat keramaian yang terkenal dengan pusat perbelanjaan, kafe, dan pasar pejalan kaki di akhir pekan.
Jalan Ir H Juanda
Saya tidak dapat memberikan ringkasan sejarah spesifik untuk “Jalan Ir H Juanda” karena ini adalah nama jalan umum di banyak kota di Indonesia, yang dinamai dari pahlawan nasional Iwa Koesoemasoemantri. Untuk sejarah detailnya, Anda perlu menyebutkan kota tertentu (misalnya, Jakarta, Bandung, Surabaya) karena setiap lokasi memiliki cerita uniknya sendiri.
Bandung
Bandung adalah ibu kota Jawa Barat, Indonesia, yang dikenal sebagai “Paris van Java” karena arsitektur art deco era kolonialnya serta adegan kreatif dan kuliner yang dinamis. Secara historis, kota ini menonjol sebagai destinasi wisata bagi pemilik perkebunan Eropa pada abad ke-19 dan menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika pertama pada tahun 1955.
Kecamatan Katapang
Kecamatan Katapang adalah sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Secara historis, daerah ini merupakan situs penting selama Revolusi Nasional Indonesia, yang berfungsi sebagai basis pasukan Divisi Siliwangi. Saat ini, daerah ini terutama dikenal karena dekat dengan Bandara Internasional Kertajati dan perannya sebagai kawasan industri dan permukiman yang sedang berkembang.
Ciwidey
Ciwidey adalah sebuah kecamatan yang indah di Jawa Barat, Indonesia, terkenal dengan pemandangan dataran tinggi yang hijau, perkebunan teh, dan danau Kawah Putih yang terkenal. Secara historis, tanah vulkaniknya yang subur menjadikannya pusat utama pertanian era kolonial Belanda, khususnya untuk produksi kina dan teh. Saat ini, Ciwidey tetap menjadi destinasi wisata populer karena iklimnya yang sejuk, sumber air panas alami, dan pemandangan vulkanik yang menakjubkan.
Soreang
Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “Soreang” karena ini adalah nama kecamatan umum di Indonesia dan bukan situs budaya atau sejarah spesifik yang tunggal. Untuk memberikan ringkasan yang akurat, saya memerlukan detail yang lebih spesifik, seperti apakah yang Anda maksud adalah landmark tertentu, kuil, atau fitur alam di wilayah tersebut.
Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung adalah sebuah wilayah di Jawa Barat, Indonesia, yang secara historis signifikan sebagai jantung tanah Sunda dan lokasi Konferensi Asia-Afrika 1955, sebuah peristiwa penting di era pasca-kolonial. Saat ini, kabupaten ini terkenal dengan pemandangan vulkaniknya yang memukau, perkebunan teh yang luas, dan adegan kuliner yang dinamis.
Lapor
Saya tidak dapat menemukan situs budaya atau sejarah terkenal bernama “Lapor.” Kemungkinan namanya salah dieja, mengacu pada tempat yang sangat terlokalisasi, atau tidak dikenal secara luas. Bisakah Anda memberikan lebih banyak konteks atau memeriksa ejaannya?