‘SAYA LANGSUNG DIPERINTAH UNTUK TIDAK KEMBALI KE FILIPINA’ Mantan Anggota DPR dari Ako Bicol, Zaldy Co, angkat bicara terkait keterlibatannya dalam skandal pengendalian banjir. Dia menyebutkan mantan Ketua DPR Martin Romualdez dan pemerintahan Marcos, mengklaim mereka memanfaatkannya untuk menutupi kebohongan mereka.

Filipina

Filipina adalah negara kepulauan di Asia Tenggara dengan sejarah kaya yang dibentuk oleh penjajahan Spanyol berabad-abad, dilanjutkan dengan pemerintahan Amerika. Masa lalu yang kompleks ini tercermin dalam perpaduan unik tradisi budaya Asia dan Barat, gereja-gereja bersejarah era Spanyol, serta festival-festival yang semarak. Saat ini, negara ini dikenal karena bentang alamnya yang menakjubkan, termasuk pantai yang masih asri, terasering sawah, dan kehidupan laut yang beragam.

Ako Bicol

Ako Bicol adalah partai politik regional di Wilayah Bicol, Filipina, bukan tempat fisik atau situs budaya. Partai ini didirikan untuk mempromosikan kesejahteraan dan pembangunan masyarakat Bicol dan telah menjadi kekuatan politik yang signifikan di wilayah tersebut. Sejarah partai ini berakar pada advokasi untuk otonomi daerah dan penanganan kebutuhan khusus provinsi-provinsi Bicol.

Ketua DPR

“Ketua DPR” merujuk pada pejabat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, sebuah peran politik, bukan tempat fisik. Posisi ini dibentuk oleh Konstitusi pada tahun 1789, dengan Frederick Muhlenberg sebagai Ketua pertama. Tanggung jawab utama Ketua DPR adalah memimpin sidang dan menjaga ketertiban selama debat berlangsung.

Pemerintahan Marcos

Pemerintahan Marcos merujuk pada masa pemerintahan Presiden Ferdinand Marcos di Filipina selama 21 tahun, yang dimulai pada 1965. Rezimnya secara historis didefinisikan oleh deklarasi darurat militer (martial law) pada 1972, suatu periode yang ditandai dengan kontrol otoriter, korupsi yang merajalela, dan pelanggaran HAM, yang berakhir dengan penggulingannya selama Revolusi Kekuatan Rakyat (People Power Revolution) 1986.