TACLOBAN CITY – Pejabat di Samar Utara menyambut baik dimasukkannya dana awal sebesar PHP1 miliar untuk Proyek Samar Pacific Coastal Road 2 (SPCR 2) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Proyek SPCR 2 rencananya akan mencakup pembangunan jembatan sepanjang 800 meter, bernama Jembatan Laoang 2, yang menghubungkan desa Talisay dan Poblacion di Laoang, serta jembatan sepanjang 605 meter, yang dikenal sebagai Jembatan Laoang 3, yang menghubungkan desa Calomotan dan Pangpang di kota Palapag.

Gubernur, yang melobi untuk proyek ini, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan kuat untuk inisiatif ini.

“Ini tidak hanya akan meningkatkan konektivitas tetapi juga secara signifikan mendorong aktivitas ekonomi lokal dan mempromosikan perdamaian di wilayah tersebut. Setelah selesai, waktu tempuh dari Laoang ke Palapag dan sebaliknya akan berkurang drastis dari satu jam menjadi hanya sekitar 19 menit,” ujar Gubernur.

Awalnya diusulkan oleh seorang mantan anggota DPR, proyek ini mendapat dukungan dari Dewan Pembangunan Daerah (RDC) pada Juni 2021 dan kemudian diajukan kepada pemerintah pusat pada September tahun yang sama.

Pada saat peresmian Proyek SPCR 1, yang juga dikenal sebagai Jalan Simora-Palapag, pada Juli 2023, seorang anggota DPR secara pribadi meminta pelaksanaan Proyek SPCR 2.

“Proyek SPCR 2 bertujuan untuk menyediakan konektivitas yang lancar untuk pergerakan orang dan barang antara Pulau Laoang dan daratan utama Samar, sehingga berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan Samar Utara,” kata anggota DPR tersebut.

Presiden menyetujui dimasukkannya proyek SPCR 2 dalam Program Belanja Nasional selama rapat dewan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ke-7 pada 19 Juli 2024.

Pada 7 Oktober 2024, pemerintah Filipina meresmikan perjanjian pinjaman dengan Export-Import Bank of Korea untuk pendanaan proyek SPCR 2, senilai USD111,43 juta atau sekitar PHP6,34 miliar.

Proyek Samar Pacific Coastal Road 2

Samar Pacific Coastal Road 2 Project adalah inisiatif infrastruktur besar di Filipina, yang bertujuan membangun jalan sepanjang 11,6 kilometer untuk menghubungkan kota-kota terpencil di Samar Utara. Tujuan utamanya adalah memacu pembangunan ekonomi dengan meningkatkan akses ke pasar dan layanan sosial bagi komunitas pesisir yang terisolasi, yang secara historis menderita akibat konektivitas yang buruk. Proyek ini merupakan bagian kunci dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kemajuan dan integrasi di wilayah tersebut.

Jembatan Laoang 2

Jembatan Laoang 2 adalah jembatan modern di Samar Utara, Filipina, yang dibangun untuk menggantikan Jembatan Laoang asli yang hancur akibat Topan Niña pada 1984. Jembatan ini berfungsi sebagai penghubung transportasi vital, menghubungkan munisipalitas pulau Laoang ke pulau utama Samar dan memfasilitasi perdagangan serta perjalanan lokal.

Jembatan Laoang 3

Jembatan Laoang 3 adalah jembatan modern di Samar Utara, Filipina, yang dibangun untuk meningkatkan transportasi dan menghubungkan pulau Laoang ke daratan utama Samar. Jembatan ini dibangun untuk menggantikan layanan feri yang lebih tua dan kurang andal, serta telah memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi dan ketahanan bencana di wilayah tersebut.

Dewan Pembangunan Daerah

Dewan Pembangunan Daerah bukanlah situs budaya tertentu, melainkan badan tata kelola yang ditemukan di berbagai negara, biasanya dibentuk untuk mengoordinasikan perencanaan pembangunan ekonomi dan sosial di suatu wilayah. Sejarahnya terkait dengan kebijakan desentralisasi, sering kali dibuat untuk memberdayakan pemerintah daerah dan memastikan bahwa tujuan pembangunan nasional dilaksanakan secara efektif di tingkat sub-nasional. Dewan-dewan ini sangat penting dalam mendorong kerja sama regional dan mengatasi tantangan spesifik daerah.

Proyek SPCR 1

Saya tidak dapat memberikan ringkasan untuk “Proyek SPCR 1” karena istilah tersebut tampaknya bukan merupakan tempat umum, landmark, atau situs budaya yang diakui. Istilah ini kemungkinan merupakan nama kode internal untuk inisiatif, proyek konstruksi, atau program penelitian tertentu yang tidak diungkapkan kepada publik dan detailnya tidak tersedia secara umum. Tanpa informasi resmi mengenai sifat dan sejarahnya, saya tidak dapat memberikan deskripsi yang berarti.

Jalan Simora-Palapag

Jalan Simora-Palapag adalah jalan raya bersejarah di Samar Utara, Filipina, yang awalnya dibangun selama era kolonial Spanyol. Jalan ini berfungsi sebagai rute perdagangan dan komunikasi vital, menghubungkan kota-kota pedalaman dengan daerah pesisir. Saat ini, jalan ini tetap menjadi arteri transportasi penting bagi komunitas lokal.

Program Belanja Nasional

Program Belanja Nasional bukanlah tempat fisik atau situs budaya, melainkan dokumen anggaran pemerintah. Ini adalah rencana komprehensif yang menguraikan bagaimana pemerintah suatu negara bermaksud mengalokasikan sumber daya keuangannya untuk tahun fiskal tertentu. Sejarahnya terkait dengan pengembangan pengelolaan keuangan publik modern dan pengawasan legislatif terhadap anggaran.

Export-Import Bank of Korea

Export-Import Bank of Korea (KEXIM) adalah bank kebijakan milik negara yang didirikan pada 1976 untuk mendukung dan membiayai kegiatan ekspor dan impor Korea Selatan. Bank ini didirikan untuk menyediakan layanan keuangan penting bagi perusahaan domestik yang terlibat dalam perdagangan internasional dan investasi luar negeri, memainkan peran signifikan dalam pembangunan ekonomi dan industrialisasi cepat negara tersebut.