Difilter berdasarkan: Topstories
Ketua DPR Martin Romualdez menyatakan dukungan penuh terhadap Komisi Independen untuk Infrastruktur (ICI) yang digagas Istana untuk menyelidiki proyek-proyek pengendalian banjir pemerintah. Ia menegaskan DPR tidak akan menjadi tempat perlindungan bagi pejabat korup.
“Saya sepenuhnya mendukung pernyataan Presiden Ferdinand R. Marcos Jr. bahwa tidak ada yang kebal dari pertanggungjawaban. Dewan Perwakilan Rakyat telah menerapkan prinsip ini dalam kerja kami untuk menjunjung transparansi dan memulihkan kepercayaan publik,” kata Romualdez.
Romualdez juga menyatakan bahwa Presiden telah mengingatkan anggota parlemen yang melakukan penyelidikan bahwa proses tersebut bukanlah panggung untuk menyebut-nyebut nama dan membuat tuduhan sembrono.
“Saya sependapat. Investigasi harus didasarkan pada fakta dan bukti, bukan rumor, sindiran, atau kabar angin. Hanya dengan berfokus pada kebenaran kita dapat memastikan akuntabilitas dan keadilan,” ujar Romualdez.
“DPR tidak akan menjadi tempat berlindung bagi pelaku kesalahan. Bahkan anggotanya sendiri tidak akan dilindungi jika terbukti bersalah. Kami akan memastikan prosesnya adil, berbasis fakta, dan dipandu oleh hukum. Tidak ada yang akan ditutupi, tidak ada yang akan dilindungi, dan yang terpenting—tidak akan menyimpang dari kepentingan publik. DPR tidak akan menjadi suaka bagi pelanggaran,” tambah Romualdez.
Romualdez mengatakan bahwa Komisi Independen untuk Infrastruktur (ICI) adalah kesempatan untuk membersihkan sistem, dan DPR berkomitmen untuk bekerja sama dengan penyelidikan ICI.
Namun, Romualdez menegaskan komitmen DPR untuk menyelidiki proyek pengendalian banjir dalam rangka membantu legislasi dan menuntut akuntabilitas tetap utuh.
“Komite-komite kami telah mulai meninjau pengamanan pengadaan dan memantau pelaksanaan proyek untuk menutup celah dan memperkuat pengawasan. Isu ini lebih besar dari sekadar kepentingan pribadi,” katanya.
Pembentukan dan anggota ICI
ICI dibentuk melalui keputusan Presiden hampir tiga bulan sejak Kepala Negara berjanji akan menindak tegas pihak-pihak, termasuk politisi, yang mengambil keuntungan dari proyek pengendalian banjir pemerintah.
Sejak itu, Presiden telah menunjuk mantan Hakim Agung Mahkamah Agung sebagai ketua ICI.
Anggota ICI lainnya meliputi: mantan Menteri Pekerjaan Umum dan mitra pengelola negara di sebuah firma audit.
Seorang wali kota ditunjuk sebagai penasihat khusus badan tersebut.