Dinas Pertanian dan Pemerintah Kota Bandung memprediksi kenaikan harga pangan. Dalam kasus beras, baik yang berkualitas sedang maupun premium, diperkirakan akan terjadi peningkatan, meskipun dalam batas yang masih dapat ditoleransi.
Kepala Dinas Pertanian menjelaskan bahwa secara umum, tren untuk kedua jenis beras tersebut adalah sedikit kenaikan.
“Beras medium telah naik sekitar 0,02%, sementara beras premium mengalami kenaikan yang lebih besar, yaitu sekitar 0,4%. Saat ini, harga beras premium tinggi, sehingga harganya mahal. Bahkan ada masalah terkait perubahan kemasan dan faktor lainnya”, ujarnya setelah acara distribusi Program Bantuan Pangan di Kecamatan Cihapit, Jalan Sabang, Kota Bandung.
Selain itu, ia menyebutkan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras medium adalah Rp12.500, sedangkan untuk beras premium adalah Rp14.900. Saat ini, beras medium diperdagangkan di harga Rp12.900 dan beras premium melebihi Rp14.900.
Ia menambahkan bahwa untuk mengimbangi kenaikan harga yang disebabkan oleh tingginya permintaan, pemerintah melalui Bulog mulai mendistribusikan beras SPHP (Suplai dan Stabilisasi Harga Pangan) di pasar tradisional dan tempat makan di bawah pengawasan Bulog.
“Sekarang kita bisa mengakses beras Bulog. Dulu, meskipun harganya tinggi, beras tidak tersedia karena kurangnya perintah distribusi. Sekarang sudah bisa diakses dan kami berharap ini dapat membantu menstabilkan harga beras di Bandung”, tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa produk seperti tomat, cabai, sayuran, dan telur rentan terhadap kenaikan harga dan inflasi. Penyesuaian ini biasanya terjadi pada akhir tahun.
“Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Kota Bandung menyiapkan bibit seperti cabai dan bawang untuk dibagikan kepada masyarakat. Selain untuk menahan laju kenaikan harga, ini juga merupakan bagian dari penguatan Program Gerakan Pangan Murah (GPM)”, jelasnya.
Kota Bandung
Bandung, ibu kota Jawa Barat di Indonesia, adalah kota yang dinamis yang dikenal dengan arsitektur kolonialnya, iklim yang sejuk, serta seni dan kulinernya. Didirikan oleh Belanda pada awal abad ke-19, kota ini menjadi tempat peristirahatan pegunungan yang populer dan menjadi tuan rumah penting Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 yang mendorong dekolonisasi. Saat ini, Bandung adalah pusat pendidikan, mode, dan pariwisata, memadukan pesona sejarah dengan energi modern.
Kecamatan Cihapit
Cihapit adalah kawasan pemukiman dan komersial di Bandung, yang dikenal dengan arsitektur kolonial dan pasar lokalnya. Dikembangkan pada zaman Belanda, kawasan ini masih mempertahankan bangunan Art Deco dan gaya Indies. Saat ini, kawasan ini memadukan tradisi dan kehidupan urban modern.
Jalan Sabang
Jalan Sabang, yang terletak di Manila, Filipina, terkenal dengan kehidupan malam, perbelanjaan, dan kulinernya. Secara historis merupakan bagian dari distrik bisnis pada masa kolonial Amerika, saat ini terkenal dengan jajanan kaki lima, bar, dan toko-toko murahnya, memadukan energi modern dan nostalgia.
Bulog
Bulog (Badan Urusan Logistik) adalah perusahaan milik negara Indonesia yang didirikan pada tahun 1967 untuk mengelola ketahanan pangan dan menstabilkan harga komoditas pokok seperti beras. Perusahaan ini mendistribusikan pangan bersubsidi, menjaga cadangan nasional, dan mendukung petani, meskipun sering mendapat kritik karena inefisiensi.
Suplai dan Stabilisasi Harga Pangan (SPHP)
**SPHP** adalah inisiatif pemerintah Indonesia untuk menjamin ketahanan pangan dan menstabilkan harga barang-barang kebutuhan pokok. Inisiatif ini beroperasi melalui subsidi, intervensi pasar, dan cadangan strategis, yang bertujuan melindungi konsumen selama krisis atau fluktuasi harga.
Program Gerakan Pangan Murah (GPM)
**GPM** adalah inisiatif komunitas yang menyediakan pangan yang terjangkau dan bergizi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, melalui kemitraan dengan petani lokal dan bank pangan. Program ini mempromosikan sistem pangan berkelanjutan dan mencakup distribusi bersubsidi serta edukasi gizi.