TANGERANG – Bencana angin puting beliung yang melanda Desa Rawa Boni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, telah meninggalkan duka bagi warga setempat.
Peristiwa yang terjadi pada Senin sore itu merusak puluhan rumah dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.
Kepala Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang menyatakan bahwa tiga desa di Pakuhaji terdampak. Namun, Rawa Boni merupakan yang paling parah terkena dampak.
“Sebanyak 42 rumah mengalami kerusakan akibat angin puting beliung, mulai dari ringan hingga berat,” ujarnya.
Antimah (50), seorang warga di antara para korban, mengalami luka di kaki yang memerlukan 50 jahitan. “Kaki saya terluka dan membutuhkan 50 jahitan. Anak saya segera membawa saya ke klinik terdekat,” tuturnya di lokasi.
Ia mengenang bahwa, beberapa saat sebelumnya, ia sedang duduk di teras rumahnya sekitar pukul 5 sore. Tiba-tiba, angin kencang menghalanginya untuk berlindung, menyebabkan ia jatuh dan terkena lembaran asbes.
“Saya sedang duduk ketika tiba-tiba datang angin besar. Saya mencoba masuk, tetapi saya tertimpa asbes,” ceritanya.