CILEGON – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cilegon mendorong Pemerintah Kota Cilegon untuk memaksimalkan pembinaan para juara dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kota yang akan dikirim ke MTQ Provinsi Banten mendatang. Ia meminta Pemerintah Kota Cilegon, di bawah kepemimpinan Wali Kota Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo, untuk menargetkan posisi tiga besar pada MTQ Banten.
“Kami berharap dari MTQ yang digelar di Kota Cilegon, akan lahir bibit-bibit unggul yang benar-benar dapat mengharumkan nama Cilegon di tingkat Provinsi dan Nasional,” ujarnya.
Dengan slogan JUARE (Jujur, Amanah, dan Religius) yang selalu digaungkan, ia berharap hal ini selaras dengan prestasi yang diraih Kota Cilegon.
“Slogan Juare harus sejalan dengan harapan kita untuk kontingen Kota Cilegon di tingkat Provinsi Banten. Kami berharap bisa masuk tiga besar,” katanya.
Menurutnya, upaya meraih posisi tiga besar di MTQ Banten sejalan dengan pembinaan iman dan takwa warga Kota Cilegon.
“Sehingga pembinaan Iman dan Takwa (Imtak) di Kota Cilegon benar-benar dapat bergema dengan slogan JUARE ini,” tambahnya.
Membangkitkan Kembali Semangat Juang Kota Santri
Ia menyatakan optimisme bahwa Cilegon, yang dijuluki kota santri, harus mampu membangkitkan kembali semangat juang kota santri tersebut.
“Salah satu jalur dakwah adalah melalui MTQ. Oleh karena itu, kami berkomitmen antara DPRD dan Pemerintah Kota Cilegon ke depan untuk meningkatkan prestasi di bidang MTQ. Hal itu harus selaras dengan slogan JUARE,” jelasnya.
Salah satu langkah yang dapat diambil adalah mengalokasikan infrastruktur dan anggaran untuk peningkatan sarana Iman dan Takwa yang mendukung penampilan kontingen MTQ Cilegon pada ajang tingkat Banten mendatang.
“Dari segi sarana, kita harus menyiapkan yang terbaik. Mungkin karantina bisa diadakan di Islamic Center Cilegon. Jadi pembinaan secara spesifik terkait cabang-cabang yang dilombakan. Bahkan jika perlu, pelatihan atau pembinaan kader harus dimulai enam bulan sebelumnya, agar persiapannya lebih matang,” pungkasnya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon
DPRD Kota Cilegon adalah badan legislatif daerah untuk kota Cilegon, Indonesia. Lembaga ini dibentuk setelah kota tersebut secara resmi menjadi daerah otonom yang terpisah dari Kabupaten Serang pada tahun 1999. Dewan ini bertanggung jawab untuk membuat peraturan daerah, penganggaran, dan mengawasi pemerintahan kota di pusat industri utama ini.
Pemerintah Kota Cilegon
Pemerintah Kota Cilegon adalah badan administratif yang mengatur Cilegon, sebuah kota industri utama di Provinsi Banten, Indonesia. Lembaga ini dibentuk setelah Cilegon secara resmi ditingkatkan statusnya dari sebuah kecamatan menjadi kota otonom pada tanggal 27 April 1999, terpisah dari Kabupaten Serang. Pemerintah kota ini mengelola kawasan perkotaan yang berkembang pesat dan dikenal sebagai pusat nasional untuk produksi baja dan industri berat.
MTQ Provinsi Banten
MTQ Provinsi Banten (Musabaqah Tilawatil Quran) adalah kompetisi tilawah Al-Quran tingkat daerah yang diadakan setiap tahun di Provinsi Banten, Indonesia. Ajang ini berfungsi sebagai acara kualifikasi untuk MTQ Nasional. Sejarahnya berakar pada tradisi panjang Indonesia dalam mempromosikan literasi dan seni Al-Quran sejak kompetisi nasional dimulai pada tahun 1940-an. Acara ini menampilkan berbagai seni Islam, termasuk tilawah, hafalan, dan kaligrafi, serta menjadi pertemuan budaya dan keagamaan yang signifikan bagi komunitas Muslim setempat.
Slogan JUARE
“JUARE” bukanlah nama tempat atau situs budaya yang diakui, melainkan sebuah slogan yang diasosiasikan dengan pemerintahan Kota Cilegon. Slogan ini merupakan akronim dari **Jujur, Amanah, dan Religius**, sebuah kampanye kewarganegaraan yang dicanangkan untuk mempromosikan tata kelola yang baik dan nilai-nilai keagamaan di kota industri ini.
Kota Santri
“Kota Santri” adalah julukan yang umum digunakan untuk beberapa kota di Indonesia, yang paling terkenal adalah **Jombang di Jawa Timur**, yang dikenal sebagai pusat bersejarah pondok pesantren. Tradisi keilmuan Islamnya yang mengakar kuat sudah ada sejak berabad-abad lalu, dengan para ulama berpengaruh yang mendirikan pesantren-pesantren besar yang telah membentuk lanskap keagamaan dan sosial Indonesia. Saat ini, kota ini tetap menjadi jantung simbolis bagi pendidikan dan budaya Islam tradisional di Nusantara.
Islamic Center Cilegon
Islamic Center Cilegon adalah sebuah masjid dan kompleks budaya yang menonjol yang terletak di Cilegon, Banten, Indonesia. Tempat ini resmi dibuka pada tahun 2010 dan berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan acara komunitas bagi mayoritas penduduk Muslim di kota industri ini. Arsitektur megahnya, dengan kubah besar dan menara, mencerminkan perannya sebagai landmark modern keimanan Islam di kawasan tersebut.
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) adalah kompetisi nasional bergengsi di Indonesia untuk pembacaan Al-Quran, yang mencakup berbagai disiplin seperti hafalan, gaya pembacaan (tajwid), dan tafsir. Pertama kali diadakan pada tahun 1940 di Solo, Jawa Tengah, dan sejak itu telah menjadi acara budaya dan keagamaan besar, yang diselenggarakan secara rutin untuk mempromosikan studi, apresiasi, dan pelestarian seni Al-Quran. MTQ memainkan peran penting dalam menumbuhkan identitas dan persatuan Islam di seluruh Nusantara yang beragam.
Provinsi Banten
Provinsi Banten adalah sebuah wilayah di ujung barat Pulau Jawa, Indonesia, yang secara historis penting sebagai pusat Kesultanan Banten yang kuat, sebuah kerajaan Islam besar dan pelabuhan perdagangan lada yang makmur dari abad ke-16 hingga awal abad ke-19. Saat ini, wilayah ini dikenal dengan kawasan industri dan pelabuhan modernnya, sambil melestarikan situs-situs bersejarah seperti Masjid Agung Banten dan reruntuhan Keraton Surosowan.