Bandung

Persib Bandung akan menghadapi Borneo FC pada pekan keempat Liga Super 2025/2026. Menurut jadwal, laga Persib vs Borneo FC akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu malam.

Borneo akan menjadi lawan tangguh bagi Persib. Tim berjuluk ‘Pesut Etam’ itu adalah satu-satunya tim yang meraih hasil sempurna di tiga laga pertama Liga Super musim ini dan kini menduduki puncak klasemen dengan 9 poin.

Pelatih Persib Bojan Hodak menyatakan timnya telah melakukan persiapan matang. Dia melihat perkembangan positif dibanding laga-laga sebelumnya, meski masih ada hal yang perlu diperbaiki.

“Persiapan berjalan baik, akan ada beberapa perubahan dan di pertandingan sebelumnya, khususnya di pertahanan, kami kurang lebih sudah bagus,” kata Bojan.

“Saya tidak ingat peluang mana dari mereka. Serangan kami bisa menciptakan peluang, melakukan tembakan tapi hanya satu yang jadi gol dan itulah evaluasinya,” lanjutnya.

Soal kondisi pemain, pelatih asal Kroasia itu melihat performa skuad Maung Bandung mulai menunjukkan peningkatan. Karena itu, dia menargetkan dalam laga mendatang melawan Borneo, Persib harus meraih 3 poin.

“Tapi seperti saya katakan, kami kurang beruntung karena tidak mencetak dua gol dari penalti. Tapi permainan kami secara keseluruhan sudah membaik dan kami siap menghadapi Borneo untuk meraih tiga poin,” ujarnya.

Sementara itu, Bojan juga memastikan pemain asing Persib, Frans Putros, tetap bisa bermain melawan Borneo meski telah mendapat panggilan untuk membela Tim Nasional Irak.

“Dia tetap akan bermain karena ini setelah menghadapi Borneo,” tegas Bojan.

Stadion Gelora Bandung Lautan Api

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) adalah stadion multifungsi modern di Bandung, Indonesia, yang diresmikan pada 2013. Namanya, yang berarti “Stadion Gelora Bandung Lautan Api,” menghormati peristiwa penting pada 1946 selama Revolusi Nasional Indonesia ketika warga sengaja membakar sebagian kota daripada menyerahkannya kepada pasukan Sekutu. Stadion ini menjadi kandang bagi klub sepak bola lokal yang populer, Persib Bandung.

Persib Bandung

Persib Bandung adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Bandung, Indonesia, dan merupakan salah satu tim paling populer dan sukses di negara ini. Didirikan pada 1933 di era kolonial Belanda, klub ini memiliki sejarah panjang dan basis penggemar fanatik yang dikenal sebagai “Bobotoh.” Persib telah memenangkan beberapa gelar juara liga Indonesia dan merupakan institusi besar dalam budaya olahraga nasional.

Borneo FC

Borneo FC adalah klub sepak bola profesional Indonesia yang berbasis di Samarinda, Kalimantan Timur, didirikan pada 2014. Klub ini cepat menanjak, meraih promosi ke kasta tertinggi Liga 1 dan membuktikan diri sebagai tim yang kompetitif. Klub ini juga dikenal dengan julukan “Pesut Etam,” yang merujuk pada lumba-lumba Irrawaddy asli Sungai Mahakam di Kalimantan.

Liga Super

Liga Super adalah kompetisi sepak bola klub tahunan yang diusulkan untuk menyaingi Liga Champions UEFA, pertama kali diumumkan pada 2021. Sejarahnya singkat namun kontroversial, karena rencana awal untuk kompetisi tertutup bagi klub-klub elit Eropa mendapat penentangan luas dari penggemar, pemain, dan pemerintah, memaksa proposal aslinya runtuh dengan cepat. Model revisi dengan format terbuka diluncurkan kembali pada 2023, meski terus menghadapi tantangan hukum dan kelembagaan yang signifikan.

Pesut Etam

Pesut Etam merujuk pada lumba-lumba Irrawaddy yang terancam punah dan ditemukan di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, Indonesia. Secara historis, lumba-lumba air tawar ini menjadi bagian dari cerita rakyat setempat dan merupakan daya tarik ekowisata utama. Populasinya menurun drastis akibat ancaman seperti hilangnya habitat, polusi, dan jeratan alat tangkap ikan.

Maung Bandung

Maung Bandung adalah julukan untuk Persib Bandung dan para pendukungnya. ‘Maung’ berarti harimau dalam bahasa Sunda, melambangkan kekuatan, keberanian, dan semangat juang tim serta bobotoh. Julukan ini telah melekat erat dengan identitas klub di Bandung dan Jawa Barat.

Tim Nasional Irak

Tim Nasional Sepak Bola Irak mewakili Irak dalam kompetisi internasional dan berada di bawah naungan Asosiasi Sepak Bola Irak. Pencapaian terbesarnya adalah memenangkan Piala Asia AFC 2007, momen kebanggaan nasional yang luar biasa yang menyatukan negara di tengah periode konflik. Tim ini juga pernah berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA 1986 dan memenangkan beberapa kejuaraan regional.