Pada 1 September di Tianjin (Tiongkok), Perdana Menteri Pham Minh Chinh bertemu dengan Perdana Menteri Kamboja, Malaysia, India, dan Sekretaris Jenderal PBB serta ASEAN.
Saat menghadiri KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) 2025 di Tianjin (Tiongkok), sejumlah pertemuan sela digelar dengan Perdana Menteri Kamboja, Malaysia, India, serta Sekretaris Jenderal PBB dan ASEAN pada 1 September.
Targetkan nilai perdagangan Vietnam – Kamboja capai 20 miliar USD
Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet, disampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Partai Rakyat Kamboja dan Presiden Senat Hun Sen pada peringatan 80 tahun Revolusi Agustus dan Hari Nasional Vietnam 2 September mendatang, yang menunjukkan hubungan erat dan solid antara kedua negara.
Perdana Menteri mengusulkan agar kedua pihak terus memperkuat kepercayaan politik dan mendorong mekanisme kerja sama bilateral; berupaya mencapai target nilai perdagangan 20 miliar USD dalam waktu dekat; berkomitmen meningkatkan konektivitas transportasi, menyederhanakan prosedur transportasi lintas batas, serta memperkuat kerja sama pariwisata.
Kedua pihak sepakat mendorong penyelesaian demarkasi perbatasan darat Vietnam-Kamboja, segera menyelesaikan jalan tol Phnom Penh – Bavet, dan meresmikan gerbang perbatasan bersama Tan Nam – Meun Chey; bersama-sama bertukar pandangan mengenai isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.

Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Ibrahim Anwar, PM Pham Minh Chinh sangat menghargai upaya Malaysia sebagai Ketua ASEAN dalam menangani isu-isu regional bersama dan menyatakan keinginan untuk meningkatkan kerja sama di bidang industri Halal, perdagangan beras, dan kerja sama maritim.
Perdana Menteri Malaysia mengusulkan penguatan kerja sama perikanan. Ia menyatakan harapan untuk menyambut PM Pham Minh Chinh pada KTT ASEAN bulan Oktober.
Kedua pihak sepakat tentang langkah-langkah untuk memperkuat kerja sama dan mendorong kolaborasi di bidang pertahanan, energi, pariwisata, dan pertukaran masyarakat.
Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, kedua pemimpin menekankan masih banyak potensi kerja sama untuk membuat hubungan lebih mendalam, praktis, dan efektif; sepakat tentang perlunya terobosan dalam kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi, memaksimalkan keunggulan geo-ekonomi dan potensi pasar kedua belah pihak; menjadikan kerja sama pertahanan dan keamanan sebagai fokus strategis dalam hubungan; lebih memperluas kerja sama ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjadi bidang kolaborasi utama antara kedua negara.
Komitmen Vietnam terhadap multilateralisme
Dalam pertemuan dengan PM Pham Minh Chinh, Sekretaris Jenderal Antonio Guterres membahas situasi dan tantangan multidimensi yang dihadapi dunia, menyatakan harapan agar negara-negara meningkatkan kerja sama dalam menanggapi perubahan iklim.

PM Pham Minh Chinh menegaskan komitmen kuat Vietnam terhadap multilateralisme dan tatanan internasional berbasis aturan, Piagam PBB; menekankan sikap Vietnam untuk memenuhi kewajiban secara penuh dan serius dalam