1/7

Pada 14 September, selebritas internet internasional “Khaby Lame” mengunjungi Jalan Tua Xiahuali di Nan’an, Chongqing. Di sana, ia merasakan pengalaman budaya tradisional Tiongkok seperti mengocok teh, Gua Sha, dan terapi bekam. Dikenal dengan gaya “humor tanpa kata” yang unik, “Khaby Lame” memiliki lebih dari 100 juta pengikut di seluruh dunia. Kunjungannya ke Chongqing ini merupakan salah satu perhentian dalam turnya di Tiongkok. Foto menunjukkan “Khaby Lame” sedang mencoba seni mengocok teh.

Jalan Tua Xiahuali Nan’an

Jalan Tua Xiahuali Nan’an adalah kawasan jalan komersial bersejarah di Chongqing, Tiongkok, yang berasal dari masa Dinasti Ming dan Qing. Tempat ini pernah menjadi pusat perdagangan dan transportasi sungai yang vital di sepanjang Sungai Yangtze. Saat ini, jalan ini dilestarikan sebagai situs budaya dengan arsitektur tradisional yang menawarkan gambaran tentang masa lalu perdagangan di wilayah tersebut.

Chongqing

Chongqing adalah kota besar di barat daya Tiongkok dengan sejarah lebih dari 3.000 tahun, pernah menjadi ibu kota Negara Ba pada zaman kuno. Kota ini menonjol secara historis selama Perang Dunia II sebagai ibu kota sementara Tiongkok, yang mengalami kampanye pengeboman besar-besaran oleh pasukan Jepang. Saat ini, Chongqing adalah kota raksasa yang luas dan pusat ekonomi utama, terkenal dengan medan pegunungannya, masakan hot pot, dan perannya sebagai titik awal untuk pelayaran wisata di Sungai Yangtze.

Mengocok Teh (Tea Whisking)

Mengocok teh adalah praktik tradisional Jepang yang menjadi inti dari upacara minum teh, paling terkenal menggunakan alat bambu bernama chasen. Metode ini disempurnakan pada abad ke-16 oleh master teh Sen no Rikyū untuk menyiapkan matcha, menciptakan minuman yang halus dan berbuih. Praktik ini tetap menjadi komponen meditatif yang vital dalam chanoyu, yang mewujudkan prinsip harmoni, rasa hormat, kemurnian, dan ketenangan.

Gua Sha

“Gua Sha” bukanlah sebuah tempat, melainkan teknik penyembuhan tradisional Asia Timur dari Pengobatan Tradisional Tiongkok. Teknik ini melibatkan penggarukan kulit dengan alat bermata halus untuk sengaja menciptakan petechiae (bintik-bintik merah) terapeutik sementara. Secara historis, teknik ini telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati nyeri, merangsang aliran darah, dan mengeluarkan racun dari tubuh.

Terapi Bekam (Cupping Therapy)

Terapi bekam adalah bentuk pengobatan alternatif kuno yang berasal dari budaya tradisional Tiongkok, Mesir, dan Timur Tengah. Praktik ini melibatkan penempatan cangkir yang dipanaskan pada kulit untuk menciptakan hisapan, yang diyakini dapat meningkatkan penyembuhan dengan meningkatkan aliran darah. Bekam masih digunakan hingga saat ini untuk meredakan nyeri, peradangan, dan meningkatkan relaksasi.