Presiden Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO), Cho Sung-hwan: Saat ini China memimpin sekitar 90 komite teknis ISO, jumlah yang signifikan dan merupakan kinerja yang sangat mengesankan. China berpartisipasi dalam pekerjaan 99% komite dan subkomite teknis ISO, memberikan kontribusi besar bagi misi ISO. Saya percaya China sudah menjadi salah satu anggota yang paling terlibat di ISO.

Cho Sung-hwan menyatakan bahwa China adalah pemimpin di bidang-bidang seperti baterai kendaraan listrik, panel surya, manufaktur baja, pembuatan kapal, pembangkit listrik tenaga angin, dan dirgantara. Pencapaian ini terkait erat dengan penekanan China pada standar dan standardisasi.

Cho Sung-hwan: Saya percaya China memiliki potensi pengembangan yang sangat besar di masa depan. China memimpin banyak kemajuan teknologi masa depan, seperti kecerdasan buatan dan teknologi kuantum. Karena itu, China dapat berbuat lebih banyak lagi di panggung internasional dan memainkan peran penting dalam menetapkan standar untuk kecerdasan buatan, teknologi kuantum, dan keamanan siber. Oleh karena itu, saya berharap dapat melakukan kerja sama yang lebih erat dengan semua pihak terkait di China di masa depan. Saya juga menantikan komitmen yang lebih kuat dan kontribusi yang lebih besar dari China di bidang standardisasi internasional.

Konferensi Kualitas China ke-6

Konferensi Kualitas China ke-6 adalah acara besar yang diselenggarakan di Chengdu, China, pada tahun 2023, berfokus pada tema “Pemulihan dan Pembangunan Ekonomi: Kualitas di Era Baru.” Konferensi ini berfungsi sebagai platform nasional bagi pemimpin pemerintah dan industri untuk membahas strategi peningkatan manajemen dan inovasi kualitas guna mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO)

Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) adalah organisasi independen dan non-pemerintah yang didirikan pada tahun 1947 untuk mengembangkan dan menerbitkan standar internasional. Organisasi ini didirikan untuk memfasilitasi koordinasi dan penyatuan standar industri secara internasional, mendorong perdagangan, keamanan, dan efisiensi global. Cakupan kerjanya meliputi hampir semua industri, mulai dari teknologi dan manufaktur hingga keamanan pangan dan pertanian.