Untuk meningkatkan peluang diterima di jurusan yang diinginkan, calon mahasiswa tidak boleh mendaftar terlalu sedikit pilihan, maupun memusatkan semua pendaftarannya di satu universitas saja.
Dalam sebuah acara yang digelar di Hanoi pada 19 Juli, seorang siswa menyampaikan kekhawatiran: Tahun ini, banyak universitas ekonomi menghapus alokasi kuota berdasarkan metode penerimaan dan mengubahnya menjadi nilai acuan tunggal. Bagaimana cara mereka mendaftarkan preferensi?
Menjawab hal ini, seorang ahli menjelaskan bahwa tahun ini semua universitas tidak akan menetapkan kuota berdasarkan metode penerimaan atau kombinasi mata pelajaran, melainkan berdasarkan jurusan/program studi.
Selama proses penerimaan, sistem Kementerian Pendidikan dan Pelatihan akan secara otomatis memilih nilai tertinggi dari metode/kombinasi yang dimiliki calon mahasiswa, sehingga menjamin keuntungan terbaik bagi mereka.
Oleh karena itu, menyusun strategi untuk pendaftaran preferensi sangatlah penting.
Saat mendaftarkan preferensi di sistem penerimaan nasional, ada tiga prinsip utama yang harus diikuti:
Pertama, membagi preferensi menjadi tiga kelompok: aman (di mana calon mahasiswa dapat mendaftar ke tiga pilihan dengan jurusan yang nilai sebelumnya lebih rendah dari hasil saat ini); target (sesuai dengan kemampuan mereka); dan aspirasi (jurusan/universitas yang sedikit lebih kompetitif).
Kedua, jangan mendaftar terlalu sedikit pilihan, karena sistem tidak memberlakukan batasan. Mereka harus meneliti berapa banyak pilihan yang sesuai.
“Urutkan preferensi berdasarkan prioritas, tempatkan yang paling diinginkan di urutan pertama. Sistem akan memprosesnya dari atas ke bawah, dan berhenti pada pilihan pertama yang berhasil,” tegas sang ahli.
Ketiga, hindari memusatkan semua preferensi di satu universitas saja. Misalnya, jika mereka tertarik pada jurusan ekonomi-bisnis, mereka dapat mendaftar ke universitas tingkat atas, menengah, dan bawah untuk memaksimalkan peluang.

Mulai 16 Juli hingga pukul 17.00 tanggal 28 Juli, calon mahasiswa dapat mendaftar, menyesuaikan, atau menambahkan preferensi tanpa batas. Preferensi ini diurutkan dari 1 (prioritas tertinggi) dan seterusnya.
Semua preferensi akan diproses oleh sistem, dan setiap calon mahasiswa hanya akan diterima di pilihan tertinggi yang memenuhi syarat.
Para kandidat harus menyelesaikan dua langkah untuk menghindari diskualifikasi: mendaftarkan preferensi dan membayar biaya permohonan mereka.
Setelah menerima hasil ujian kelulusan sekolah tahun 2025, para calon mahasiswa harus mencatat batas waktu dan tugas-tugas penting agar tidak kehilangan kesempatan penerimaan universitas.