Otoritas penerbangan sipil di provinsi tersebut memutuskan Jumat pagi ini untuk membatalkan semua penerbangan balon udara panas untuk hari kedua berturut-turut, akibat kondisi cuaca tidak stabil dan kecepatan angin tinggi yang melanda provinsi itu.
Detail Keputusan dan Alasan Pembatalan
Sumber navigasi di bandara balon udara panas di barat Luxor mengonfirmasi bahwa keputusan penangguhan datang setelah memantau fluktuasi cuaca mendadak pada dini hari, ditandai dengan peningkatan kecepatan angin yang signifikan, serta perubahan arah angin yang bertiup dari barat kota ke timur. Hal ini menimbulkan bahaya besar bagi rute penerbangan balon dan keselamatan penumpang.
Petugas darat bandara balon udara panas mengeluarkan pemberitahuan kepada semua perusahaan pengoperasi balon di Luxor yang menyatakan bahwa lepas landas tidak diizinkan hari ini, sesuai dengan standar keselamatan penerbangan ketat yang diikuti oleh otoritas Mesir untuk melindungi wisatawan dan penumpang.
Keselamatan adalah Prioritas Utama
Langkah ini dilakukan dalam rangka komitmen berkelanjutan terhadap keamanan dan keselamatan pengunjung kota wisata tersebut, di mana penerbangan balon dikenakan pemantauan ketat kondisi cuaca beberapa menit sebelum lepas landas.
Luxor juga mengalami keputusan serupa kemarin untuk menghentikan penerbangan dengan alasan cuaca yang sama, yang mencerminkan akurasi pemantauan cuaca dan kepatuhan perusahaan terhadap instruksi resmi.
Penerbangan balon udara panas dianggap sebagai salah satu aktivitas wisata paling penting yang membedakan Luxor di tingkat global, menarik wisatawan dari berbagai negara untuk menikmati pemandangan situs arkeologi dan Sungai Nil dari langit. Namun, “faktor cuaca” tetap menjadi penentu utama dalam pengoperasian penerbangan ini.