Tokaido Shinkansen telah menghentikan operasinya di kedua arah antara Shinagawa dan Shin-Yokohama karena hujan deras.
Menurut JR Central, curah hujan di kawasan Shinagawa-Shin-Yokohama mencapai 80mm dalam satu jam terakhir pada pukul 19:40.
Tokaido Shinkansen
Tokaido Shinkansen, yang diresmikan pada tahun 1964 untuk Olimpiade Tokyo, adalah jalur kereta kecepatan tinggi pertama di Jepang yang menghubungkan Tokyo dan Osaka. Dikenal sebagai “kereta peluru”, jalur ini merevolusi transportasi kereta api dengan kecepatan hingga 210 km/jam (sekarang 285 km/jam) dan menjadi simbol kemajuan teknologi pasca-perang Jepang. Hingga kini, jalur ini tetap menjadi salah satu rute kecepatan tinggi paling efisien dan tersibuk di dunia, mengangkut lebih dari 150 juta penumpang per tahun.
Shinagawa
Shinagawa adalah distrik ramai di Tokyo, yang secara historis dikenal sebagai stasiun persinggahan penting di jalur Tokaido selama periode Edo (1603–1868), di mana para pelancong beristirahat antara Edo (sekarang Tokyo) dan Kyoto. Saat ini, kawasan ini merupakan pusat transportasi utama dengan Stasiun Shinagawa, memadukan gedung pencakar langit modern, kawasan perbelanjaan, dan sisa-sisa masa lalunya, seperti Kuil Shinagawa dan bekas kediaman samurai. Kawasan ini juga menawarkan pemandangan Teluk Tokyo yang indah dan berfungsi sebagai pintu gerbang menuju objek wisata di selatan kota.
Shin-Yokohama
Shin-Yokohama adalah distrik modern di Yokohama, terkenal dengan pusat bisnis, perbelanjaan, dan **Museum Ramen Shin-Yokohama** yang ikonik, yang merayakan sejarah dan variasi hidangan ini. Dikembangkan pada tahun 1960-an sebagai bagian dari perluasan perkotaan Yokohama, kawasan ini menjadi pusat transportasi penting dengan dibukanya stasiun **Shinkansen (kereta peluru)** pada tahun 1964. Saat ini, kawasan ini memadukan infrastruktur kontemporer dengan atraksi budaya, menarik pengunjung baik untuk bisnis maupun rekreasi.