“OKAYA CUP”, satu-satunya turnamen sepak bola resmi untuk pemain di bawah 10 tahun di wilayah Tokai, telah diselenggarakan.

Disponsori oleh perusahaan perdagangan baja asal Nagoya, Okayaki, turnamen tahunan ini memasuki penyelenggaraan ke-6 tahun ini.

Dua belas tim yang memenangkan babak kualifikasi di empat prefektur Aichi, Gifu, Mie, dan Shizuoka, memperebutkan gelar juara dalam pertandingan sepak bola 8 lawan 8.

(Peserta) “Aku sangat gugup dan agak kaku di awal.” “Aku senang kami berhasil membalikkan keadaan setelah kebobolan lebih dulu.”

Di tengah angin kencang, para pemain berlari menyeberangi lapangan, terlibat dalam pertarungan sengit.

OKAYA CUP

“OKAYA CUP” bukanlah tempat bersejarah atau situs budaya yang dikenal. Ini tampaknya merupakan kesalahan terjemahan atau merujuk pada acara atau kompetisi lokal tertentu, kemungkinan terkait olahraga atau festival di Jepang. Tanpa konteks yang lebih spesifik, sejarahnya tidak dapat diringkas secara andal.

Wilayah Tokai

Wilayah Tokai adalah area pesisir tengah di pulau utama Jepang, Honshu, yang mencakup prefektur Aichi, Gifu, Mie, dan Shizuoka. Secara historis, ini adalah koridor transportasi vital yang dikenal sebagai **jalan Tōkaidō**, menghubungkan Kyoto dan Edo (Tokyo) selama era feodal. Wilayah ini penting secara budaya sebagai tempat asal Keshogunan Tokugawa di Nagoya dan situs ikonik seperti Kuil Besar Ise dan Gunung Fuji.

Nagoya

Nagoya adalah kota besar di Jepang tengah, secara historis merupakan pusat kekuasaan klan Tokugawa Owari yang kuat selama periode Edo. Kota ini terkenal dengan Kastil Nagoya, benteng abad ke-17 yang terkenal dengan *shachihoko* (ornamen atap seperti lumba-lumba) emasnya, yang sebagian besar dibangun kembali setelah Perang Dunia II. Saat ini, kota ini adalah pusat industri dan ekonomi vital, rumah bagi perusahaan seperti Toyota dan kaya akan warisan manufaktur.

Okayaki

“Okayaki” bukan merujuk pada tempat atau situs budaya yang diakui secara luas. Kemungkinan ini adalah salah eja atau merujuk pada **Okazaki**, sebuah kota di Prefektur Aichi, Jepang, yang dikenal sebagai tempat kelahiran Tokugawa Ieyasu, pendiri Keshogunan Tokugawa. Signifikansi historis kota ini berpusat di **Kastil Okazaki**, yang merupakan benteng Ieyasu dan sekarang menjadi museum rekonstruksi yang menampilkan sejarah samurai wilayah tersebut.

Aichi

Aichi adalah prefektur di Jepang tengah, paling dikenal sebagai rumah bagi kota bersejarah Nagoya dan markas perusahaan besar seperti Toyota. Situs budayanya yang paling penting adalah **Kastil Nagoya**, benteng abad ke-17 yang dibangun oleh Keshogunan Tokugawa, yang memainkan peran kunci dalam mempersatukan Jepang. Wilayah ini juga memiliki warisan samurai dan industri yang kaya, memadukan kerajinan tradisional dengan manufaktur modern.

Gifu

Gifu adalah kota di Jepang tengah yang secara historis dikenal sebagai kota kastil strategis selama periode Sengoku, ketika diperintah oleh panglima perang kuat Oda Nobunaga pada abad ke-16. Saat ini, kota ini terkenal dengan tradisi memancing dengan burung kormoran (ukai) di Sungai Nagara dan sebagai gerbang menuju Pegunungan Alpen Jepang yang indah.

Mie

Mie adalah prefektur di wilayah Kansai, Jepang, secara historis dikenal sebagai lokasi Kuil Besar Ise, salah satu situs tersuci dalam agama Shinto. Kuil ini, dipersembahkan untuk dewi matahari Amaterasu, telah dibangun kembali setiap 20 tahun dalam tradisi yang berasal dari abad ke-7. Kawasan ini juga terkenal dengan budidaya mutiaranya di Teluk Ago dan kaitannya dengan tradisi ninja Iga.

Shizuoka

Shizuoka adalah prefektur di Jepang tengah, paling dikenal dengan pemandangan ikonik Gunung Fuji dan hubungan historisnya yang mendalam dengan Keshogunan Tokugawa. Daerah ini adalah pusat kekuasaan Tokugawa Ieyasu, pendiri Keshogunan Edo, yang menghabiskan tahun-tahun terakhirnya di Kastil Sumpu yang sekarang menjadi Kota Shizuoka. Saat ini, prefektur ini juga terkenal sebagai produsen teh hijau terkemuka di Jepang dan pusat utama kerajinan tradisional seperti *makinono* (kayu).