Strategi Pengamanan dan Kelancaran Arus Mudik di Kota Tangerang Ditetapkan oleh Dinas Perhubungan
Seorang petugas Dinas Perhubungan Kota Tangerang terlihat mengatur lalu lintas di jalan utama.
TANGERANG – Dalam rangka persiapan angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan kembali menegaskan komitmennya untuk mencapai (Zero Kecelakaan) dan memastikan kelancaran arus lalu lintas baik saat mudik maupun balik di seluruh wilayah Kota Tangerang.
Strategi pengamanan tahun ini memprioritaskan pengelolaan lalu lintas terpadu, pemantauan kelayakan kendaraan, serta penguatan koordinasi antar instansi.
“Target kami adalah Zero Kecelakaan selama periode Angkutan Lebaran 2026. Upaya ini dilakukan melalui pemantauan ketat, optimalisasi sarana dan prasarana, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan,” demikian pernyataan resmi.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang.
Langkah-langkah strategis berikut akan dilaksanakan:
1. Pemasangan Rambu Petunjuk Arah Portabel (Pemandu Jalur Mudik)
Dinas Perhubungan akan memasang rambu petunjuk arah portabel di beberapa ruas utama seperti Jalan Daan Mogot, TMP Taruna, Sudirman, Otista, dan KS Tubun untuk membantu kelancaran arus kendaraan pemudik.
2. Ramp Check dan Pemeriksaan Kelayakan Kendaraan
Pemeriksaan kendaraan (Ramp Check) akan dilakukan di Terminal Poris Plawad dan pool bus seperti Rosalia Indah, ALS, dan Hariyanto. Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi, sistem rem, ban, lampu, dan kesesuaian teknis lainnya.
3. Tes Kesehatan bagi Pengemudi dan Awak Kendaraan
Dinas Perhubungan bekerja sama dengan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan fisik dasar dan tes narkoba, guna memastikan pengemudi dalam kondisi prima dan bebas dari penyalahgunaan zat terlarang.
4. Pemantauan Sarana dan Prasarana
Pemeriksaan akan dilakukan terhadap kesiapan fasilitas pendukung seperti penerangan jalan, rambu lalu lintas, dan sistem pemantauan lalu lintas berbasis ATCS (Area Traffic Control System).
5. Pos Kendali dan Pemantauan Angkutan Lebaran
Pos kendali akan didirikan di beberapa titik strategis, yaitu Kebon Besar, Terminal Poris Plawad, Robinson, Simpang Gajah Tunggal, Tangcity Mall, Kebon Nanas, Alam Sutera, dan CBD Ciledug.
Selanjutnya, Dinas Perhubungan mengoptimalkan Tim Reaksi Cepat, menyediakan mobil derek, barikade, dan kerucut lalu lintas di jalur-jalur utama mudik untuk mengantisipasi dan merespons gangguan lalu lintas dengan cepat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, dan menjaga keselamatan selama perjalanan. Mudik yang aman adalah tanggung jawab bersama,” tegas pernyataan tersebut. (***)
Jalan Daan Mogot
Jalan Daan Mogot adalah jalur utama di Jakarta Barat, Indonesia, yang dinamai sesuai nama pahlawan lokal abad ke-17, Untung Surapati, yang juga dikenal sebagai Kapten Mogot. Secara historis, kawasan ini penting pada masa kolonial Belanda dan kemudian menjadi zona pengembangan utama, kini dipenuhi universitas, pusat perbelanjaan, dan kawasan pemukiman. Jalan ini berfungsi sebagai koridor transportasi vital yang menghubungkan Jakarta dengan pinggiran kota baratnya dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
TMP Taruna
“TMP Taruna” merujuk pada **Taman Mini Perahu Taruna**, sebuah taman budaya dan rekreasi yang terletak di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Tempat ini didirikan untuk melestarikan dan menampilkan budaya tradisional Jawa, khususnya warisan maritim dan tradisi pembuatan perahu di wilayah tersebut. Situs ini menampilkan replika perahu tradisional, pameran edukatif, dan pertunjukan budaya, sebagai penghormatan kepada *taruna* (pemuda atau kadet) setempat dan hubungan mereka dengan sejarah maritim Jawa.
Sudirman
Sudirman merujuk pada Jalan Jenderal Sudirman, sebuah jalur utama di Jakarta, Indonesia. Jalan ini dinamai sesuai nama Jenderal Sudirman, panglima pertama Angkatan Bersenjata Indonesia, yang merupakan pahlawan nasional yang dihormati dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda. Saat ini, jalan ini menjadi simbol ikonik Jakarta modern, dipenuhi gedung pencakar langit, hotel mewah, dan kantor pusat perusahaan, mewakili pusat ekonomi dan komersial kota.
Otista
“Otista” merujuk pada Jalan Otto Iskandardinata, sebuah jalan bersejarah utama di pusat Kota Bandung, Indonesia. Jalan ini dinamai sesuai nama Otto Iskandardinata, seorang pahlawan nasional dan tokoh kemerdekaan Indonesia asal Jawa Barat. Jalan ini merupakan jalur komersial dan transportasi yang ramai, signifikan secara historis sebagai poros pusat kota sejak era kolonial dan menjadi lokasi gerakan politik.
KS Tubun
“KS Tubun” merujuk pada Kompleks Makam Pahlawan K.S. Tubun di Jakarta, Indonesia. Tempat ini dinamai sesuai nama Karel Satsuit Tubun, seorang perwira polisi dan pahlawan nasional yang tewas dalam percobaan kudeta tahun 1965. Situs ini berfungsi sebagai lahan pemakaman bagi personel militer dan polisi, mengenang jasa mereka kepada bangsa.
Terminal Poris Plawad
Terminal Poris Plawad adalah terminal bus utama yang terletak di Tangerang, Indonesia, berfungsi sebagai pusat transportasi utama untuk kawasan Jabodetabek. Terminal ini dikembangkan untuk mengurangi kemacetan dari terminal pusat Jakarta dan telah berkembang menjadi fasilitas modern yang menangani banyak rute bus antarkota dan lokal sejak beroperasi pada awal tahun 2000-an.
Tangcity Mall
Tangcity Mall adalah pusat perbelanjaan modern besar yang terletak di Tangshan, Provinsi Hebei, Tiongkok. Mal ini dikembangkan sebagai bagian dari rekonstruksi dan revitalisasi kota pasca gempa bumi dahsyat Tangshan tahun 1976, melambangkan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi kawasan tersebut. Saat ini, mal ini berfungsi sebagai pusat ritel dan hiburan utama bagi masyarakat.
CBD Ciledug
“CBD Ciledug” adalah kawasan komersial dan perumahan modern yang terletak di Tangerang, Indonesia, dirancang sebagai pusat kota terencana. Sejarahnya relatif baru, dikembangkan pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21 untuk menyediakan pusat bisnis, perbelanjaan, dan perumahan terpadu bagi kawasan metropolitan Jakarta Raya yang terus berkembang. Kawasan ini mewakili pergeseran menuju perencanaan kota yang modern dan terintegrasi di wilayah tersebut.