Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta ke Makassar pada Sabtu, akhirnya ditemukan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Pesawat tersebut mengangkut 10 orang, terdiri dari tujuh awak kabin dan tiga penumpang.

Aktivitas di kediaman pilot terlihat sepi. Dua orang terlihat di dalam rumah berwarna putih. Mereka adalah anak dan ipar dari pilot tersebut. Namun, keluarga masih belum dapat memberikan pernyataan kepada media.

Tenda terlihat dipasang di depan kediaman. Selain itu, ada karangan bunga dukacita dari Direktur Utama Lion Group.

Ketua RT setempat mengonfirmasi pilot adalah warga kompleks perumahan PWS Tigaraksa dan telah lama tinggal di sana.

“Benar bahwa Pak Andy adalah warga kami yang sudah lama tinggal di lingkungan ini. Beliau mengalami musibah kecelakaan pesawat yang dipilotinya di area Makassar,” ujarnya.

Dia menyatakan bahwa istri dan anak tertua pilot telah berangkat ke Makassar untuk menjalani tes kecocokan DNA dengan sisa-sisa korban yang telah ditemukan.

“Kami, warga, juga menunggu kabar dari Makassar. Kebetulan anak dan istrinya sudah berangkat lebih dulu ke Makassar untuk mengidentifikasi korban,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan mengunjungi kediaman pilot pada hari Minggu.

Berdasarkan informasi, hingga saat ini, tim pencarian dan pertolongan gabungan telah menemukan sejumlah serpihan pesawat dan satu jenazah korban, yang sedang dalam proses identifikasi.

Proses evakuasi masih menghadapi kendala akibat cuaca buruk dan medan ekstrem di kawasan Gunung Bulusaraung.

Yogyakarta

Yogyakarta adalah kota bersejarah dan daerah istimewa di pulau Jawa, Indonesia, yang berfungsi sebagai pusat budaya, seni, dan pendidikan Jawa selama berabad-abad. Kota ini merupakan pusat Kesultanan Mataram yang didirikan pada abad ke-16, dan kemudian menjadi titik fokus perlawanan selama perjuangan kemerdekaan Indonesia. Saat ini, Yogyakarta terkenal sebagai gerbang menuju candi Buddha megah dari abad ke-9, Borobudur, dan kompleks candi Hindu Prambanan.

Makassar

Makassar adalah ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia, yang secara historis dikenal sebagai pelabuhan dan pusat perdagangan utama di Nusantara sejak setidaknya abad ke-16. Kota ini merupakan pusat Kesultanan Gowa yang kuat, yang terlibat dalam perdagangan dan konflik dengan kekuatan Eropa seperti VOC. Saat ini, Makassar tetap menjadi gerbang ekonomi vital ke Indonesia timur, dengan situs bersejarah seperti Fort Rotterdam yang mencerminkan masa lalu kolonialnya.

Gunung Bulusaraung

Gunung Bulusaraung adalah gunung terkemuka di Sulawesi Selatan, Indonesia, yang membentuk bagian dari Pegunungan Quarles. Secara historis, kawasan ini signifikan sebagai bagian dari Kerajaan Bantaeng kuno dan terjalin erat dalam cerita rakyat lokal Bugis dan Makassar. Saat ini, gunung ini merupakan fitur utama dari Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, yang dikenal karena keanekaragaman hayati dan sistem gua batu kapur yang luas.

Kabupaten Maros

Kabupaten Maros adalah sebuah wilayah di Sulawesi Selatan, Indonesia, yang terkenal dengan situs arkeologi prasejarahnya yang signifikan, terutama formasi karst batu kapur yang mengandung lukisan gua purba. Ini termasuk situs Warisan Dunia UNESCO kawasan karst Maros-Pangkep, yang menampilkan beberapa seni figuratif tertua yang diketahui di dunia, berusia lebih dari 40.000 tahun. Secara historis, kawasan ini juga merupakan bagian dari kerajaan dan budaya Bugis, dengan ekonomi modernnya berbasis pada pertanian, produksi semen, dan pariwisata yang berpusat pada daya tarik alam dan sejarah ini.

Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan adalah sebuah provinsi di Indonesia yang dikenal karena warisan budayanya yang khas, termasuk masyarakat Bugis yang pelaut dan tradisi megalitik kuno dari Tana Toraja. Secara historis, provinsi ini adalah rumah bagi beberapa kerajaan kuat seperti Gowa dan Bone, yang merupakan pusat perdagangan dan politik utama di Nusantara sebelum penjajahan Belanda. Saat ini, Sulawesi Selatan dirayakan karena rumah adatnya yang unik (tongkonan), upacara pemakaman yang rumit, serta tradisi tenun dan pembuatan kapal yang hidup.

Kompleks perumahan PWS Tigaraksa

Kompleks perumahan PWS Tigaraksa adalah pengembangan permukiman modern yang terletak di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Indonesia. Kompleks ini dibangun sebagai bagian dari ekspansi suburban wilayah untuk mengakomodasi pertumbuhan penduduk dan permintaan perumahan dekat Jakarta, mencerminkan urbanisasi cepat daerah tersebut dalam beberapa dekade terakhir.

Lion Group

Lion Group adalah konglomerasi bisnis Indonesia yang bergerak di berbagai sektor, terutama penerbangan melalui Lion Air, serta logistik, energi, dan jasa keuangan. Grup ini didirikan oleh Kusnan dan Rusdi Kirana dan telah berkembang pesat sejak awal 2000-an, memainkan peran penting dalam industri penerbangan nasional dengan menghubungkan berbagai kota di Indonesia dan melayani rute internasional.