Pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang mengusung tema “Mengakhiri Polusi Plastik”, Lembaga Ekologi dan Konservasi Lahan Basah menyatakan keprihatinan serius atas dampak polusi udara terhadap kesehatan manusia.
Temuan terbaru menunjukkan adanya mikroplastik di sel imun otak, yang dapat memicu peradangan saraf dan gangguan autoimun.
“Kondisi polusi mikroplastik di udara merupakan salah satu sumber utama masuknya mikroplastik ke dalam tubuh manusia,” kata Alaika Rahmatullah, Koordinator Edukasi dan Kampanye.
Ia menjelaskan bahwa paparan terus-menerus terhadap mikroplastik, terutama melalui inhalasi, sangat mengkhawatirkan. Penelitian menunjukkan bahwa manusia menghirup sekitar 0,1 hingga 5 gram mikroplastik per minggu.
Studi “Bioakumulasi mikroplastik di otak manusia yang telah meninggal” di Meksiko pada tahun 2025 menemukan akumulasi polietilen—jenis plastik umum yang terdapat dalam air kemasan—di otak manusia.
“Keberadaan polietilen di otak seharusnya