Harga sejumlah komoditas pokok di Pasar Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, rata-rata naik Rp5.000 dibandingkan pekan lalu.
Tren kenaikan ini telah berlangsung sejak awal Agustus akibat pasokan dari luar daerah yang berkurang karena kemarau panjang.
“Sebagian besar komoditas yang kami jual berasal dari luar Samosir, seperti Tanah Karo dan Dairi,” kata seorang pedagang sayur.
Harga disesuaikan berdasarkan kondisi pasokan dari petani. “Banyak komoditas yang naik, terutama cabai dan bawang merah,” jelas mereka.
Kenaikan paling terasa terjadi pada bawang merah. “Pekan lalu Rp43.000 per kilogram, hari ini mencapai Rp48.000.”
Cabai rawit juga melonjak tajam, kini dijual Rp45.000 per kilogram dari sebelumnya Rp35.000 per kilogram pekan lalu.
Kenaikan harga bahan pokok di Kabupaten Samosir ini merupakan imbas dari musim kemarau panjang yang menyebabkan gagal panen meluas. Alhasil, pasokan dari luar Samosir, seperti Kabupaten Dairi dan Karo, mendominasi pasar.
Harga Bahan Pokok Terkini di Pasar Pangururan:
- Cabai merah Rp33.000/kg
- Kacang panjang Rp20.000/kg
- Kacang hijau Rp15.000/kg
- Timun Rp12.000/kg
- Terong hijau Rp8.000/kg
- Terong ungu Rp7.000/kg
- Tomat Rp9.000/kg
- Sawi putih Rp8.000/kg
- Brokoli Rp18.000/kg
- Wortel Rp6.000/kg
- Jahe Rp18.000/kg
- Bawang putih Rp33.000/kg
- Bawang bombay Rp29.000/kg
- Kubis Rp5.000/kg
Pasar Pangururan
Pasar Pangururan adalah pasar tradisional yang ramai terletak di Pangururan, ibu kota Pulau Samosir di Danau Toba, Sumatera Utara, Indonesia. Pasar ini berfungsi sebagai pusat perdagangan utama bagi masyarakat Batak setempat, menawarkan hasil bumi segar, kerajinan tangan, dan spesialisasi daerah. Pasar ini mencerminkan warisan budaya kawasan dan memainkan peran vital dalam kehidupan sehari-hari dan perekonomian desa-desa sekitarnya.
Samosir
Samosir adalah sebuah pulau vulkanik besar di Danau Toba, Sumatera Utara, Indonesia, dan merupakan bagian dari jantung budaya Batak. Secara historis, pulau ini adalah pusat Kerajaan Batak dan dianggap sebagai tanah leluhur orang Batak, yang dikenal dengan tradisi unik, rumah adat, dan musiknya yang dinamis. Saat ini, Samosir adalah destinasi wisata populer yang menawarkan pemandangan indah, atraksi budaya, dan wawasan tentang warisan Batak.
Sumatera Utara
Sumatera Utara, terletak di Indonesia, adalah wilayah yang beragam dikenal karena lanskap alamnya yang menakjubkan, termasuk Danau Toba—danau vulkanik terbesar di dunia—dan hutan hujan lebat Taman Nasional Gunung Leuser. Secara historis, wilayah ini adalah rumah bagi kerajaan-kerajaan Batak dan kemudian menjadi pusat perdagangan penting di bawah pemerintahan kolonial Belanda. Saat ini, wilayah ini dikenal karena budaya asli Batak yang kaya, tradisi yang hidup, dan warisan arsitektur yang unik.
Tanah Karo
Tanah Karo adalah sebuah wilayah di Sumatera Utara, Indonesia, dikenal karena dataran tinggi subur dan budaya Karo Batak yang dinamis. Wilayah ini adalah rumah bagi desa-desa tradisional seperti Lingga dan Dokan, di mana pengunjung dapat melihat arsitektur Karo khas, termasuk rumah panjang dan lumbung padi yang dihias. Kawasan ini juga memiliki sejarah kaya yang terkait dengan Kerajaan Batak dan pengaruh kolonial Belanda, dengan atraksi seperti Gunung Sibayak yang aktif menarik wisatawan.
Dairi
Dairi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia, yang berbatasan dengan Kabupaten Karo. Wilayah ini dikenal dengan masyarakatnya yang mayoritas berasal dari suku Pakpak dan Dairi. Secara geografis terdiri dari dataran tinggi dan lembah, Dairi memiliki sektor pertanian yang kuat, menghasilkan komoditas seperti kopi, sayuran, dan jeruk. Daerah ini juga menawarkan potensi wisata alam, termasuk air terjun dan pemandangan pegunungan.
Kabupaten Karo
Kabupaten Karo terletak di Sumatera Utara, Indonesia, dan merupakan rumah bagi masyarakat Karo asli, yang dikenal dengan tradisi budaya yang kaya dan rumah panjang khasnya. Kawasan ini penting secara historis sebagai bagian dari Kerajaan Karo kuno dan terkenal dengan pemandangan dataran tingginya, termasuk Gunung Sinabung yang aktif. Saat ini, wilayah ini menarik pengunjung karena warisan budayanya, desa tradisional seperti Lingga, dan produk pertanian seperti kopi dan buah jeruk.