Konflik di dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akibat kepemimpinan ganda diprediksi segera berakhir. Kedua kubu telah sepakat menggelar kongres bersama pada 29-30 Agustus 2025 di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Panitia kongres telah mengalokasikan 88 suara untuk kongres mendatang. Dari jumlah tersebut, Sumatera Utara (Sumut) mendapat jatah 4 suara.

Seperti diketahui, PWI Sumatera Utara juga terbagi menjadi dua kelompok kepemimpinan: satu dipimpin Farianda Putra Sinik sebagai Ketua dan SR Hamonangan Panggabean sebagai Sekretaris, dan satunya lagi dipimpin Austin Tumengkol dan Ahmad Rivai Parinduri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua dan Sekretaris PWI Sumut.

Farianda memastikan kelompoknya akan menghadiri kongres PWI dengan mengirimkan 2 peserta dan 5 peninjau.

Namun, Farianda tidak membocorkan nama-nama peserta dan peninjau yang akan hadir dalam kongres yang salah satu agendanya adalah memilih ketua baru itu.

BACA JUGA:

Seperti diberitakan, Panitia Kongres Kesatuan PWI 2025 telah memfinalisasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan menjadi dasar sah pemilihan ketua baru dalam Kongres Kesatuan pada 29-30 Agustus 2025.

DPT mengikuti komposisi hak suara dari Kongres PWI XXV di Bandung, dengan total 88 suara dari seluruh provinsi dan satu daerah otonom.

Menurut Ketua SC Kongres PWI, Zulkifli Gani Ottoh, dalam rapat gabungan SC dan OC Kongres Kesatuan di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (7/8/2025), berdasarkan DPT Kongres Bandung, Banten awalnya dialokasikan tiga suara. Namun, setelah ada kesepakatan SC untuk mengesahkan dua kepengurusan PWI Banten, diputuskan Banten mendapat dua suara.

Dua suara itu dibagi rata untuk dua ketua PWI Banten. Dengan demikian, jumlah suara dalam Kongres Kesatuan PWI 2025 menjadi 87.

Soal Sumatera Utara yang hanya mengirim 2 peserta dari 4 kuota yang dialokasikan panitia OC, Farianda belum merespons permintaan konfirmasi.

BPPTIK Komdigi

BPPTIK Komdigi (Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Komdigi) adalah pusat pelatihan dan pengembangan Indonesia yang berfokus pada teknologi digital dan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Dibangun di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika, lembaga ini menyediakan program pendidikan dan peningkatan keterampilan untuk mendukung transformasi digital Indonesia. Pusat ini memainkan peran kunci dalam memajukan literasi digital dan inovasi di negara ini.

Gedung Dewan Pers

**Gedung Dewan Pers** adalah tempat penting yang sering dikaitkan dengan tata kelola media dan kebebasan berpendapat, biasanya berfungsi sebagai markas atau tempat pertemuan dewan pers nasional. Dewan-dewan pers ini, yang ada di berbagai negara, biasanya merupakan badan independen yang menjunjung tinggi etika jurnalistik, menangani pengaduan, dan mempromosikan jurnalisme yang bertanggung jawab. Sejarah gedung semacam ini bervariasi tergantung lokasinya, tetapi umumnya mencerminkan evolusi regulasi mandiri pers di masyarakat demokratis.

Kebon Sirih

Kebon Sirih adalah kawasan bersejarah di Jakarta Pusat, Indonesia, dikenal karena signifikansi budayanya dan warisan era kolonial. Namanya, yang berarti “Kebun Daun Sirih,” mencerminkan masa lalunya sebagai perkebunan sirih pada masa kolonial Belanda. Saat ini, daerah ini merupakan distrik urban yang ramai dengan campuran pasar tradisional, gedung pemerintahan, dan sisa-sisa masa kolonialnya.

Jakarta

Jakarta, ibu kota Indonesia, adalah metropolis ramai dengan sejarah kaya yang bermula dari abad ke-4 sebagai kota pelabuhan Hindu. Kota ini kemudian menjadi pusat perdagangan utama di bawah pemerintahan kolonial Belanda pada abad ke-17, yang dikenal sebagai Batavia. Saat ini, Jakarta adalah pusat budaya dan ekonomi yang dinamis, memadukan pencakar langit modern dengan landmark bersejarah seperti Kota Tua dan Monumen Nasional (Monas).

Bandung

Bandung, ibu kota Jawa Barat, Indonesia, adalah kota yang dinamis dikenal dengan iklim sejuknya, arsitektur kolonial, serta seni dan kuliner yang berkembang. Didirikan oleh Belanda pada awal abad ke-19, kota ini menjadi tempat peristirahatan dataran tinggi yang populer dan kemudian menjadi lokasi Konferensi Asia-Afrika 1955, peristiwa penting dalam Gerakan Non-Blok. Saat ini, Bandung adalah pusat pendidikan, fashion, dan pariwisata yang ramai, memadukan kehidupan urban modern dengan warisan budaya.

Sumatera Utara

Sumatera Utara adalah sebuah provinsi di Indonesia yang dikenal dengan budaya beragam, pemandangan menakjubkan, dan sejarah yang kaya. Provinsi ini adalah rumah bagi Danau Toba, danau vulkanik terbesar di dunia, yang terbentuk oleh letusan dahsyat sekitar 74.000 tahun yang lalu. Wilayah ini juga memiliki warisan multikultural, dengan pengaruh dari masyarakat Batak, kerajaan-kerajaan Melayu, dan kolonialisme Belanda.

Banten

Banten, terletak di Jawa Barat, Indonesia, adalah kesultanan Islam utama dari abad ke-16 hingga ke-18 dan pelabuhan ramai untuk perdagangan dengan Eropa dan Asia. Kawasan Banten Lama yang bersejarah menyimpan sisa-sisa kejayaannya, termasuk Masjid Agung Banten (dibangun pada abad ke-16) dan reruntuhan Keraton Surosowan. Saat ini, daerah ini merupakan situs arkeologi dan budaya penting, yang mencerminkan peran wilayah dalam penyebaran Islam dan konfliknya dengan Belanda pada era kolonial.

Cikarang

Cikarang adalah kawasan industri dan suburban yang terletak di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, dikenal dengan perkembangannya yang pesat sebagai pusat manufaktur dan bisnis utama. Secara historis merupakan wilayah pedesaan, Cikarang bertransformasi pada akhir abad ke-20 dengan berdirinya kawasan industri seperti Jababeka, yang menarik perusahaan domestik dan internasional. Meskipun terutama bersifat industri, Cikarang juga mempertahankan beberapa pengaruh budaya Sunda tradisional di tengah modernisasinya.