Ratusan mahasiswa dari Aliansi USU Bergerak menggelar demonstrasi di gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara di Jalan Imam Bonjol, Medan.
Di depan gedung dewan, mereka membacakan 12 Tuntutan Rakyat, yang dimaksudkan sebagai bentuk kritik terhadap maraknya korupsi, oligarki politik, dan kebijakan publik yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.
Para mahasiswa menegaskan bahwa tuntutan mereka mencerminkan kecemasan publik terhadap struktur kekuasaan yang semakin menjauh dari kepentingan rakyat.
“Kami, mahasiswa, berdiri bersama rakyat untuk menolak kebijakan yang menindas dan menuntut keadilan,” tambah seorang perwakilan mahasiswa dalam aksi tersebut.
Protes berlangsung tegang. Sebagai simbol perlawanan, massa membakar ban bekas di depan gerbang kantor dewan.
Situasi memanas ketika mahasiswa berusaha mendorong masuk ke gedung, yang berujung pada saling dorong dengan petugas polisi yang berjaga.
“Kami datang bukan untuk hura-hura, tapi untuk menyuarakan kegelisahan rakyat. DPR dan pemerintah sudah jauh menyimpang dari amanat rakyat, hidup bermewah-mewah sementara rakyat menderita,” teriak seorang orator dari atas mobil komando.
Dalam pernyataannya, massa membacakan 12 Tuntutan Rakyat:
- Hapuskan tunjangan mewah anggota DPR yang dinilai hanya memanjangan gaya hidup elite politik.
- Gaji DPR harus proporsional dengan upah minimum regional agar wakil rakyat merasakan langsung kehidupan pekerja.
- Desak pengesahan RUU Perampasan Aset dan RUU Anti-Korupsi.
- Transparansi hasil audit BPK dan KPK agar tidak hanya beredar di meja elite.
- Alihkan anggaran perjalanan dinas DPR untuk program pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat.
- Revolusi partai politik untuk hentikan praktik oligarki dan kartel.
- Awasi Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) agar tidak menjadi alat represi terhadap rakyat.
- Sahkan RUU Masyarakat Adat.
- Cabut Undang-Undang TNI yang dinilai membuka pintu kembalinya fungsi ganda militer.
- Tolak RUU Kepolisian Negara (RUU Polri) yang dinilai memberi kewenangan berlebihan.
- Usut tuntas kasus korupsi di Sumatera Utara, dari UMKM Center, pembangunan jalan, Lapangan Merdeka, hingga Stadion Teladan.
- Evaluasi kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.
Gedung DPRD Sumatera Utara
Gedung DPRD Sumatera Utara adalah kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Sumatera Utara, Indonesia, yang berfungsi sebagai pusat legislatif. Meski detail konstruksinya tidak banyak terdokumentasi, gedung ini berfungsi sebagai pusat pemerintahan modern tempat undang-undang dan kebijakan daerah dibahas dan ditetapkan.
Jalan Imam Bonjol
Jalan Imam Bonjol adalah jalan utama di Medan, Indonesia, dinamai dari Imam Bonjol, pahlawan nasional yang memimpin Perang Padri melawan pemerintahan kolonial Belanda di Sumatra Barat pada awal abad ke-19. Jalan ini memiliki signifikansi historis dan saat ini merupakan arteri pusat yang dikelilingi oleh bangunan pemerintahan dan komersial.
BPK
BPK adalah Badan Pemeriksa Keuangan, lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang bertugas memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Hasil audit BPK menjadi dasar untuk pengawasan dan pertanggungjawaban keuangan negara.
KPK
KPK adalah Komisi Pemberantasan Korupsi, lembaga negara dalam Republik Indonesia yang dibentuk untuk memberantas tindak pidana korupsi. KPK bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan mana pun dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya.
Lapangan Merdeka
Lapangan Merdeka adalah sebuah lapangan umum bersejarah di pusat kota Medan, Sumatera Utara. Lapangan ini memiliki nilai historis dan sering digunakan untuk berbagai acara publik, kegiatan olahraga, serta menjadi salah satu ruang terbuka hijau di kota tersebut.
Stadion Teladan
Stadion Teladan adalah stadion sepak bola bersejarah yang terletak di Medan, Indonesia. Dibangun pada era kolonial Belanda tahun 1920-an dan merupakan kandang bagi klub sepak bola terkenal PSMS Medan. Selama beberapa dekade, stadion ini menjadi landmark olahraga dan budaya utama di Sumatera Utara.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution
Bobby Nasution adalah Gubernur Sumatera Utara yang menjabat sejak tahun 2021. Ia dikenal juga sebagai menantu dari Presiden Indonesia Joko Widodo. Pemerintahannya berfokus pada pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi di provinsi tersebut.
TNI
TNI adalah Tentara Nasional Indonesia, angkatan bersenjata resmi dari negara Indonesia. TNI terdiri dari tiga angkatan: Angkatan Darat (TNI-AD), Angkatan Laut (TNI-AL), dan Angkatan Udara (TNI-AU). TNI bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara.