Semangat untuk terus bergerak maju dan memberikan manfaat yang lebih luas diusung dalam menyambut tahun 2026.

Semangat ini dibawa melalui tema baru “Empowered,” sebagai kelanjutan yang menegaskan komitmen untuk melampaui batas diri dan mencapai versi terbaik baik sebagai individu maupun bagian masyarakat.

#GrowEmpowered lahir dari kesadaran bahwa tantangan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang terus berkembang tidak bisa dihadapi hanya dengan sekadar bertahan.

Saat ini, setiap orang membutuhkan kemampuan untuk bangkit, mandiri, dan menciptakan dampak nyata.

Dengan menjadi individu atau komunitas yang empowered, perubahan dalam hidup dapat dicapai dan manfaat dapat disebarluaskan seluas mungkin.

Kepala Direktorat ZIS menyampaikan bahwa semangat #GrowEmpowered merupakan penguatan dari proses pertumbuhan yang dilakukan sebelumnya.

“Jika sebelumnya kita mengorganisir diri untuk tumbuh lebih baik, maka di 2026 kita melangkah lebih jauh: memastikan pertumbuhan itu melahirkan kekuatan, kemandirian, dan keberkahan yang berkelanjutan,” demikian disampaikan.

Semangat pemberdayaan ini dituangkan dalam berbagai inovasi program sosial yang dirancang tidak hanya untuk menolong, tetapi juga mendampingi dan menguatkan setiap pihak yang terlibat.

Dampaknya dapat dirasakan tidak hanya oleh penerima manfaat, tetapi juga oleh mitra dan donatur yang konsisten berjalan bersama dalam sinergi.

Program-program sosial disusun untuk menjangkau berbagai lini kehidupan.

Mulai dari pendampingan ekonomi untuk masyarakat prakerja dan prasejahtera, pemenuhan kebutuhan dasar bagi dhuafa, peningkatan kesejahteraan guru dan mutu pendidikan anak, penyediaan layanan kesehatan ibu dan anak gratis, hingga pemberian dukungan bagi penyintas bencana alam dan krisis kemanusiaan.

Di tengah upaya penguatan aspek sosial dan ekonomi, ditegaskan bahwa #GrowEmpowered bukan berarti mengesampingkan pengembangan spiritual.

Upaya pendalaman iman dan takwa kepada Allah SWT tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah. Karena dengan keimanan, jalan-jalan kebaikan akan terbuka lebih lebar dan setiap ikhtiar bernilai keberkahan.

Kebiasaan tadarus Al-Qur’an, kajian Islami rutin bagi mustahik, serta doa yang senantiasa dipanjatkan dalam setiap proses penyaluran adalah wujud nyata komitmen terhadap pengembangan spiritual ini.

Dipercaya bahwa kekuatan spiritual adalah penopang utama bagi tumbuhnya kekuatan dan ketangguhan dalam menghadapi kehidupan.

Berbekal optimisme dan ikhtiar yang tak kenal henti, dampak yang ditanam dipercaya akan semakin masif dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Seluruh elemen masyarakat diajak untuk bersama-sama menumbuhkan kekuatan, memperluas manfaat, dan menguatkan harapan melalui semangat #GrowEmpowered.

Harapannya, setiap ikhtiar menjadi jalan kebaikan yang dapat mengantarkan pada ridha Allah SWT dan bekal menuju surga-Nya.

Direktorat ZIS

“Direktorat ZIS” merujuk pada kantor pusat administrasi Zavod imeni Stalina (ZIS), pabrik otomotif era Soviet yang dinamai Joseph Stalin. Didirikan di Moskow pada 1916, pabrik ini merupakan pusat industri utama, kemudian berganti nama menjadi ZIL. Gedung Direktoratnya mengawasi produksi truk, limusin untuk pemimpin Soviet, dan kendaraan lainnya sepanjang abad ke-20.

Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah teks keagamaan utama dalam Islam, yang diyakini umat Muslim sebagai firman Allah (kata-kata literal dari Tuhan) yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad melalui malaikat Jibril selama kurang lebih 23 tahun, dimulai pada tahun 610 M. Al-Qur’an berfungsi sebagai sumber utama doktrin, hukum, dan spiritualitas Islam. Penyusunannya menjadi satu kitab selesai dilakukan di bawah kekhalifahan pertama setelah wafatnya Nabi Muhammad.

Allah SWT