Disaring berdasarkan: Cerita Teratas
Jumlah korban tewas akibat runtuhnya gedung yang sedang dibangun di Barangay Balibago, Kota Angeles, Pampanga, meningkat menjadi tiga orang, kata Biro Perlindungan Kebakaran (BFP) Wilayah 3 pada Senin.
Menurut sebuah laporan, Juru Bicara BFP Wilayah 3, Superintendent Kebakaran Maria Leah Saijili, mengatakan petugas penyelamat menemukan korban lain dari tumpukan puing di tengah operasi pencarian, penyelamatan, dan pemulihan yang masih berlangsung.
“Orang terakhir yang kami temukan adalah salah satu dari dua individu yang kami coba selamatkan di Sektor 1, yang tidak bisa kami evakuasi tadi malam,” kata Saijili.
“Korban awalnya mengalami henti jantung di lokasi, tetapi karena dokter belum memeriksa orang tersebut, kami tidak dapat segera menyatakannya sebagai korban tewas,” tambahnya.
Saijili mengatakan korban secara resmi dikeluarkan dari zona bahaya pada pukul 7:20 pagi dan dibawa ke Rumah Sakit Rafael Lazatin.
Pihak berwenang mengatakan operasi tetap difokuskan untuk menemukan individu lain yang diduga terjebak di bawah puing-puing gedung sembilan lantai yang sedang dibangun tersebut.
Menurut Saijili, setidaknya 18 individu masih belum ditemukan, berdasarkan daftar yang diberikan oleh insinyur lokasi dan laporan dari keluarga pekerja yang tidak pulang ke rumah setelah kejadian tersebut.
Sebagian besar yang dicari adalah pekerja konstruksi, meskipun seorang pedagang juga dilaporkan hilang.
Petugas penyelamat melanjutkan pembersihan dan operasi secara manual karena kondisi puing-puing yang tidak stabil. Alat berat tetap siaga tetapi belum dapat dikerahkan sepenuhnya karena komponen baja yang saling terhubung meningkatkan risiko runtuhnya lebih lanjut jika puing dipindahkan secara tidak tepat.
Pihak berwenang juga melakukan pemindaian termal berulang kali dan menerjunkan unit anjing pelacak untuk mendeteksi kemungkinan tanda-tanda kehidupan di bawah puing-puing.
Saijili mengatakan upaya penyelamatan akan dilanjutkan jika tanda-tanda kehidupan terdeteksi. Jika tidak, petugas akan beralih ke operasi pemulihan.
Warga sekitar telah dievakuasi sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan runtuhnya lebih lanjut.
Kedutaan Besar Malaysia berkoordinasi dengan otoritas setempat mengenai seorang warga negara asing yang tewas dalam insiden tersebut.
Pemilik gedung dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah.

