Di bawah perlindungan Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, edisi ke-45 Kompetisi Internasional Raja Abdulaziz untuk Hafalan, Tilawah, dan Tafsir Al-Qur’an akan dimulai Sabtu mendatang. Kompetisi ini diselenggarakan dan diawasi oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan.

Acara ini akan berlangsung di sekitar Masjidil Haram di Makkah, dengan peserta dari 128 negara—jumlah tertinggi sejak kompetisi ini pertama kali digelar pada 1399 H. Hal ini menegaskan prestise internasional dan kepemimpinan globalnya dalam kompetisi Al-Qur’an.

Komitmen Kerajaan terhadap Al-Qur’an

Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Penjaga Dua Masjid Suci dan Putra Mahkota yang setia atas dukungan tak tergoyahkan mereka terhadap Al-Qur’an dan para pengikutnya. Beliau menekankan bahwa perlindungan yang diberkahi ini mencerminkan dedikasi lama Kerajaan dalam melayani Al-Qur’an secara global.

Beliau menyatakan, “Kementerian bangga menyelenggarakan kompetisi bergengsi ini, yang merupakan salah satu acara internasional Al-Qur’an paling terkemuka. Ini menyoroti kepemimpinan Kerajaan dalam mempromosikan Al-Qur’an, mengumpulkan para penghafal pilihan dari seluruh dunia di tempat paling suci—sebuah bukti misi Kerajaan untuk melayani Islam dan menyebarkan moderasi.”

Beliau menambahkan, “Kompetisi Internasional Raja Abdulaziz telah menjadi mercusuar global dan platform terhormat yang menghargai para penghafal Al-Qur’an. Ini mencerminkan peran perintis Kerajaan dalam menyatukan upaya untuk melayani Kitabullah, mempromosikan moderasi, dan menangkal penyimpangan ideologis.”

Salah Satu Kompetisi Al-Qur’an Internasional Paling Bergengsi

Kompetisi ini termasuk di antara acara internasional Al-Qur’an tertua dan paling bergengsi, mewakili upaya berkelanjutan Kerajaan untuk mendukung program Al-Qur’an dan memperkuat kehadiran globalnya dalam melayani Al-Qur’an. Ini memperkuat misi peradaban Kerajaan untuk menyebarkan kebaikan dan moderasi.

Dua Masjid Suci

**Dua Masjid Suci** (Al-Masjid al-Haram di Mekkah dan Al-Masjid an-Nabawi di Madinah) adalah situs paling sakral dalam Islam. **Al-Masjid al-Haram**, yang mengelilingi Ka’bah, adalah masjid tersuci dan tujuan ibadah Haji, dengan asal-usulnya berasal dari zaman Nabi Ibrahim. **Al-Masjid an-Nabawi**, dibangun oleh Nabi Muhammad SAW di Madinah, menyimpan makam beliau dan telah diperluas selama berabad-abad untuk menampung jutaan jamaah. Kedua masjid memiliki signifikansi religius dan historis yang sangat besar bagi umat Islam di seluruh dunia.

Kompetisi Internasional Raja Abdulaziz untuk Hafalan Quran

**Kompetisi Internasional Raja Abdulaziz untuk Hafalan Quran** adalah acara tahunan bergengsi yang diadakan di Arab Saudi, didirikan pada 1979 untuk mempromosikan hafalan dan tilawah Al-Qur’an. Dinamai menurut pendiri Arab Saudi modern, Raja Abdulaziz Al Saud, kompetisi ini menarik peserta dari seluruh dunia, mendorong kajian keislaman dan melestarikan tradisi Al-Qur’an. Ini mencerminkan komitmen Arab Saudi terhadap pendidikan Islam dan warisan budaya.

Masjidil Haram

**Masjidil Haram** (sering merujuk pada **Al-Masjid al-Haram** di Mekkah, Arab Saudi) adalah masjid terbesar di dunia dan situs tersuci dalam Islam. Masjid ini mengelilingi **Ka’bah**, struktur suci yang diyakini dibangun oleh Nabi Ibrahim dan putranya Ismail, dan merupakan titik fokus bagi ibadah haji dan umrah. Masjid ini telah mengalami banyak perluasan sepanjang sejarah, dengan perkembangan modern yang mampu menampung jutaan jamaah.

Makkah

Mekkah (Makkah) adalah kota tersuci dalam Islam, terletak di Arab Saudi. Ini adalah tempat kelahiran Nabi Muhammad dan lokasi Ka’bah, struktur berbentuk kubus suci di tengah Masjidil Haram, yang menjadi arah kiblat shalat umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahun, jutaan jamaah haji mengunjungi Mekkah untuk melaksanakan Haji, salah satu dari Rukun Islam, sebuah tradisi yang berasal dari abad ke-7.