Aplikasi nasional terpadu “Tawakkalna” telah mengumumkan ketersediaan layanan pemerintah digital melalui aplikasi dari mana saja di dunia, sebagai bagian dari langkah pengembangan baru yang bertujuan mempermudah akses ke layanan yang kini telah melebihi 1.000 penawaran dari berbagai entitas. Inisiatif ini mendukung perjalanan transformasi digital Kerajaan sesuai dengan tujuan Visi 2030, memperkuat posisi Kerajaan sebagai negara terdepan dalam menyediakan layanan digital melalui platform nasional yang komprehensif.
Aplikasi “Tawakkalna” memenuhi beragam kebutuhan warga negara, penduduk, dan pengunjung melalui berbagai layanannya, termasuk tampilan digital kartu identitas resmi pengguna seperti paspor, KTP, dan izin kerja. Aplikasi ini juga mendukung aspek kesadaran bagi jamaah haji yang tiba dari luar Kerajaan dengan memungkinkan mereka mengakses layanan yang mencakup melihat izin, menjelajahi semua layanan yang tersedia melalui aplikasi, serta mengidentifikasi waktu puncak kepadatan dan jam kunjungan optimal untuk Dua Masjid Suci dan Raudhah yang Mulia. Selain itu, pengguna dapat memesan izin untuk melakukan ritual ibadah saat masih berada di negara asal sebelum tiba di Kerajaan.
Aplikasi “Tawakkalna” adalah platform digital terpadu yang telah berkontribusi meningkatkan kualitas hidup dengan mempermudah akses ke layanan pemerintah di berbagai sektor pembangunan dan vital, termasuk pendidikan, kesehatan, peradilan, pariwisata, dan hiburan. Aplikasi ini juga menyediakan banyak fitur dan kemudahan penting untuk membantu warga negara, penduduk, dan pengunjung Kerajaan, menghemat waktu dan tenaga mereka melalui aplikasi yang sangat andal dan maju secara teknologi. Aplikasi ini memiliki lebih dari 34 juta pengguna, dengan lebih dari satu juta pengguna aktif harian.
Tawakkalna
“Tawakkalna” adalah platform digital Arab Saudi yang diluncurkan pada 2020 selama pandemi COVID-19 untuk membantu mengelola langkah-langkah kesehatan dan keselamatan, termasuk status vaksinasi dan izin pergerakan. Aplikasi ini memainkan peran kunci dalam respons pandemi negara dengan memberikan pembaruan waktu nyata dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan kesehatan. Meski bukan situs budaya fisik, aplikasi ini mencerminkan adaptasi teknologi cepat Arab Saudi di masa krisis.
Visi 2030
“Visi 2030” adalah kerangka strategis ambisius Arab Saudi untuk mendiversifikasi ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada minyak pada 2030. Diluncurkan pada 2016 di bawah Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman, visi ini berfokus pada pengembangan sektor seperti pariwisata, teknologi, dan infrastruktur, termasuk mega-proyek seperti NEOM. Rencana ini juga bertujuan meningkatkan reformasi sosial, pemberdayaan perempuan, dan keterbukaan budaya sambil melestarikan nilai-nilai Islam.
Dua Masjid Suci
**Dua Masjid Suci** merujuk pada **Masjidil Haram** di Mekkah dan **Masjid Nabawi** di Madinah, dua situs paling suci dalam Islam. Masjidil Haram, dibangun di sekitar Ka’bah, berasal dari zaman Nabi Ibrahim dan kemudian diperluas selama berabad-abad, sementara Masjid Nabawi didirikan oleh Nabi Muhammad (SAW) pada 622 M setelah hijrah ke Madinah. Kedua masjid ini merupakan pusat ibadah haji dan umrah serta memiliki signifikansi religius dan sejarah yang sangat besar bagi Muslim di seluruh dunia.
Raudhah yang Mulia
Raudhah yang Mulia (atau *Raudhah al-Sharifah*) adalah area yang dihormati di dalam Masjid Nabawi (*Al-Masjid an-Nabawi*) di Madinah, Arab Saudi, yang diyakini sebagai bagian dari Surga. Letaknya berada antara makam Nabi Muhammad (SAW) dan mimbarnya (*minbar*), dan merupakan situs dengan makna spiritual yang dalam bagi Muslim, yang mengunjunginya untuk berdoa dan mencari berkah. Secara historis, tempat ini adalah lokasi Nabi (SAW) salat dan mengajar para sahabatnya, menjadikannya bagian warisan Islam yang sangat berharga.