Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah (tengah) meresmikan operasional Trans Banten Koridor 3 rute Terminal Pakupatan–Kampus Untirta Sindangsari.

BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah meresmikan operasional Trans Banten Koridor 3 rute Terminal Pakupatan–Kampus Untirta Sindangsari. Peluncuran ini bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi ke-25 Provinsi Banten di halaman Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang.

“Kami baru saja meluncurkan Koridor 3 rute Pakupatan–Kampus Untirta Sindangsari. Semoga bermanfaat, terutama bagi mahasiswa dan masyarakat,” kata Andra.

Dia menjelaskan, rute Trans Banten melewati sejumlah fasilitas publik dan pendidikan. Di antaranya Polda Banten, Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten, Laboratorium Kesehatan Provinsi Banten, dan Rumah Sakit Umum Daerah Banten.

“Banyak area publik yang dilalui. Semoga terus bertumbuh dan berkembang. Jam operasi bus dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB,” ujar Andra.

Selain itu, di sepanjang jalur ini juga terdapat beberapa kampus besar di Kota Serang, seperti UIN MH, UNBAJA, POLTEKKES Banten, dan UNIBA.

Gratis Sampai Akhir Tahun

Andra Soni menambahkan, layanan Trans Banten akan digratiskan hingga akhir tahun. Meski begitu, penumpang tetap diwajibkan untuk tap menggunakan kartu khusus.

“Untuk tiga bulan ini agar terbiasa menggunakan tap. Ke depannya, transaksi nontunai diharapkan bisa dilakukan bekerja sama dengan Bank Banten,” jelas Andra.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, menjelaskan bahwa layanan Trans Banten merupakan kado untuk hari jadi ke-25 Provinsi Banten. Trans Banten berfungsi sebagai fasilitas angkutan massal yang melayani rute menuju fasilitas publik di Provinsi Banten.

“Ini kan hari jadi Provinsi Banten, jadi kami gratiskan sampai akhir tahun,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo, menyatakan saat ini disiapkan dua bus untuk Koridor 3, masing-masing berkapasitas 37 kursi penumpang.

Jam Operasional Pukul 06.00 – 18.00 WIB

“Beroperasi dari pukul 06.00 sampai 18.00 WIB, dengan keberangkatan setiap satu jam sekali dari Terminal Pakupatan dan Kampus Untirta Sindangsari,” jelas Tri.

Dia menambahkan, Trans Banten akan berhenti di halte dan kantor pelayanan publik di sepanjang rutenya. Dinas bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara Damri untuk pengoperasian Trans Banten.

“Nanti kami juga akan pasang rambu halte di beberapa titik. Kami menggunakan fasilitas Damri, jadi kami ada kontrak dengan Damri,” tutupnya.

Terminal Pakupatan

Terminal Pakupatan adalah terminal bus antarkota utama yang terletak di Bandung, Indonesia, berfungsi sebagai pusat transportasi utama untuk Jawa Barat. Terminal ini resmi dibuka pada tahun 2006 untuk menggantikan terminal Leuwi Panjang yang lebih tua dan padat, dengan tujuan memodernisasi infrastruktur transit daerah. Saat ini, terminal ini memfasilitasi pergerakan ribuan penumpang setiap hari, menghubungkan Bandung dengan berbagai tujuan di seluruh Jawa.

Kampus Untirta Sindangsari

Kampus Untirta Sindangsari adalah kampus utama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), terletak di Serang, Banten, Indonesia. Didirikan pada tahun 1981, universitas negeri ini dinamai dari seorang sultan Banten abad ke-17 dan dikembangkan untuk menjadi pusat pendidikan tinggi dan pengembangan daerah yang penting di provinsi tersebut.

Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)

Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) adalah kompleks administratif modern untuk pemerintahan provinsi Banten, Indonesia. KP3B didirikan setelah pembentukan resmi provinsi pada tahun 2000, yang memisahkannya dari Jawa Barat, dan berfungsi sebagai pusat tata kelola pemerintahan daerah dan layanan publik.

Kepolisian Daerah Banten

Kepolisian Daerah Banten adalah lembaga penegak hukum tingkat provinsi untuk Banten, Indonesia. Lembaga ini dibentuk setelah Banten menjadi provinsi terpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000. Sejarahnya terkait dengan pembentukan administratif provinsi, di mana lembaga ini diorganisir untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum di wilayah baru tersebut.

Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten

Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten (BNNP Banten) adalah cabang regional dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Indonesia, yang dibentuk untuk mengoordinasikan upaya pemberantasan narkoba di provinsi Banten. Sejarahnya terkait dengan perluasan lembaga nasional untuk memerangi perdagangan dan penyalahgunaan narkoba di seluruh kepulauan Indonesia, dengan fokus pada pencegahan, rehabilitasi, dan penegakan hukum di wilayah tersebut.

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten (KPU Banten) adalah lembaga pemerintah resmi Indonesia yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan dan mengawasi pemilihan umum di provinsi Banten. Lembaga ini dibentuk setelah pembentukan Banten sebagai provinsi terpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000, dengan tugas pemilihannya secara formal dimulai untuk pemilihan umum 2004. Peran utamanya adalah memastikan pelaksanaan pemilihan yang demokratis di provinsi sesuai dengan hukum nasional.

Laboratorium Kesehatan Provinsi Banten

Laboratorium Kesehatan Provinsi Banten adalah fasilitas kesehatan masyarakat modern di Serang, Indonesia, yang didirikan untuk mendukung pengendalian penyakit, kesehatan lingkungan, dan pengujian keamanan pangan di provinsi tersebut. Meskipun sejarah institusional spesifiknya tidak banyak terdokumentasi, laboratorium ini beroperasi sebagai bagian penting dari jaringan laboratorium kesehatan nasional Indonesia, yang diperluas dan dimodernisasi secara signifikan pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21 untuk meningkatkan respons kesehatan daerah.

Rumah Sakit Umum Daerah Banten

Rumah Sakit Umum Daerah Banten adalah fasilitas layanan kesehatan publik utama yang melayani provinsi Banten, Indonesia. Meski detail pendiriannya terbatas, rumah sakit ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan medis yang berkembang di wilayah tersebut setelah pembentukan provinsi pada tahun 2000, berevolusi dari layanan kesehatan lokal sebelumnya. Saat ini, rumah sakit ini berfungsi sebagai pusat rujukan penting yang memberikan perawatan medis esensial dan layanan spesialis kepada masyarakat setempat.