Dalam sebuah pesan yang dibagikan di media sosial, Perdana Menteri menekankan bahwa memperluas pemanfaatan sumber daya air permukaan dan air tanah yang tersedia tetap menjadi prioritas utama dalam mentransformasi sektor pertanian negara.

Dia menjelaskan bahwa kawasan yang sebelumnya tidak produktif kini berubah menjadi pusat aktivitas pertanian yang berkembang pesat melalui inisiatif irigasi yang strategis.

Dia menyebut kawasan Sungai Belat sebagai contoh utama, menyoroti kemajuan pesat proyek pengembangan budidaya buah skala besar yang sedang berjalan dengan partisipasi efektif investor dari sektor swasta.

Perdana Menteri mencatat bahwa proyek-proyek ini mengubah lanskap pertanian lokal dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitarnya.

Dia berkata: “Proyek pengembangan budidaya buah skala besar sedang dilaksanakan dengan partisipasi investor sektor swasta. Ini akan sangat mendukung upaya untuk memastikan swasembada pangan.”

Sungai Belat

Sungai Belat adalah jalur air yang penting di negara bagian Sarawak, Malaysia, di pulau Kalimantan. Secara historis, sungai ini berfungsi sebagai rute transportasi dan perdagangan vital bagi komunitas Iban setempat. Sungai ini mengalir melalui hutan hujan lebat dan telah memainkan peran kunci dalam sejarah penebangan kayu dan pertanian di wilayah tersebut, menghubungkan daerah pedalaman dengan sistem sungai yang lebih besar dan pesisir.