Sebanyak 4.915 tiket kereta di wilayah Daop 4 Semarang dibatalkan akibat banjir di Pekalongan, Jawa Tengah.

Perusahaan siap memberikan pengembalian biaya tiket 100 persen.

Secara total, 38 perjalanan kereta dibatalkan karena banjir di area operasi Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta.

Curah hujan tinggi menyebabkan genangan air di rel kereta.

Pembatalan di area Daop 4 Semarang dimulai Sabtu, melibatkan 2.479 penumpang kelas ekonomi dan 761 penumpang kelas eksekutif.

Kemudian pada Minggu, ada 1.201 penumpang kelas eksekutif dan 474 penumpang kelas ekonomi.

Pembatalan tiket ini akibat layanan kereta terganggu oleh banjir di petak jalur kereta Pekalongan – Sragi KM 88 dan 89.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, pengembalian biaya tiket 100 persen diberikan sesuai regulasi,” kata juru bicara.

Dijelaskan, pengembalian biaya tiket dapat diproses dengan batas waktu maksimal tujuh hari sejak tanggal pembatalan.

Selain itu, pelanggan yang tidak ingin melanjutkan perjalanan karena pengalihan rute, perubahan pola operasi, atau dampak keterlambatan berhak mendapatkan pengembalian biaya 100 persen.

Ini termasuk tiket terhubung atau tiket pulang-pergi yang dikelola oleh grup.

“Pengembalian biaya tiket dapat diproses di loket stasiun dan via Contact Center 121. Pengajuan via Contact Center 121 dapat dilakukan melalui layanan telepon dan VOIP di aplikasi Access by KAI, khusus untuk pengembalian biaya 100 persen.”

Kondisi Jalan Nasional yang Memprihatinkan

Sementara itu, kondisi jalan nasional di sepanjang Kecamatan Mantingan, Karanganyar, hingga Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, semakin memprihatinkan.

Banyak lubang baru bermunculan di jalur nasional ini, yang telah memicu beberapa kecelakaan.

Sebagai bentuk protes, sejumlah pemuda dari Desa Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, Ngawi, berunjuk rasa dengan menanam pohon pisang di tengah ruas jalan berlubang di jalan Ngawi – Solo pada Sabtu.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi jalan seperti ini. Banyak lubang terbuka di jalan raya yang seharusnya menjadi akses utama antarprovinsi,” kata seorang koordinator protes.

Sementara itu, seorang pejabat menyatakan mereka segera membersihkan pohon pisang yang ditanam warga dan melakukan penambalan pada Sabtu setelah menerima laporan.

Dijelaskan, munculnya lubang baru disebabkan dua faktor utama: cuaca ekstrem berupa hujan deras beberapa hari terakhir dan maraknya kendaraan over dimension over load (ODOL) berbobot lebih dari 10 ton yang melintas bebas di jalan nasional.

Pekalongan

Pekalongan adalah kota pesisir di Pulau Jawa, Indonesia, yang terkenal secara internasional sebagai “Kota Batik.” Secara historis, kota ini menjadi pusat produksi batik utama sejak abad ke-19, dengan gaya batik pesisirnya yang unik dipengaruhi beragam budaya termasuk Tionghoa, Arab, dan Belanda. Identitas dan perekonomian kota ini sangat terkait dengan seni tekstil tradisional tahan lilin ini, yang secara resmi diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.

Daop 4 Semarang

“Daop 4 Semarang” merujuk pada **Daerah Operasi 4 Semarang**, sebuah divisi administratif utama dari perusahaan kereta api negara Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (KAI). Secara historis, divisi ini mengelola operasi dan infrastruktur perkeretaapian di Jawa Tengah, dengan pusatnya di Semarang, sebuah kota pelabuhan penting yang pengembangan relnya sangat dipengaruhi oleh ekspansi kolonial Belanda pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Saat ini, Daop 4 mengawasi jaringan vital yang menghubungkan kota-kota besar di wilayah tersebut.

Daop 1 Jakarta

“Daop 1 Jakarta” merujuk pada **Daerah Operasi 1 Jakarta**, sebuah divisi administratif utama dari perusahaan kereta api negara Indonesia, PT Kereta Api Indonesia. Secara historis, divisi ini mengelola jaringan dan layanan kereta api di Jawa Barat, termasuk jalur-jalur penting yang dikembangkan pada era kolonial Belanda di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Saat ini, Daop 1 menjadi pusat sistem kereta api komuter Jakarta Raya, melayani jutaan penumpang di jalur seperti KRL Commuterline.

Sragi

Saya tidak dapat menemukan informasi spesifik atau terpercaya tentang tempat atau situs budaya terkenal bernama “Sragi.” Kemungkinan nama tersebut salah eja, merujuk ke situs yang sangat lokal, atau dikenal dengan nama umum yang berbeda. Untuk memberikan ringkasan yang akurat, bisakah Anda memeriksa kembali ejaannya atau memberikan konteks tambahan, seperti negara atau wilayah lokasinya?

Kecamatan Mantingan, Karanganyar

Kecamatan Mantingan terletak di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia. Wilayah ini memiliki signifikansi historis sebagai lokasi Masjid Mantingan, bangunan warisan Islam abad ke-16 yang dibangun di bawah patronase Ratu Kalinyamat dari Kesultanan Demak. Daerah ini dikenal dengan makam kuno dan ukiran batu rumitnya yang mencerminkan seni dan arsitektur Islam awal di wilayah tersebut.

Widodaren, Kabupaten Ngawi

Widodaren adalah sebuah kecamatan dalam Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Indonesia, yang utamanya dikenal sebagai wilayah administratif dan permukiman. Meskipun kecamatan ini sendiri bukan situs sejarah atau wisata utama, lokasinya berada di wilayah yang kaya akan sejarah Jawa, dekat dengan tempat-tempat penting seperti Benteng Van den Bosch kuno di kota Ngawi, yang merupakan benteng kolonial Belanda yang dibangun pada abad ke-19.

Desa Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, Ngawi

Desa Sriwedari di Kecamatan Karanganyar, Ngawi, adalah situs sejarah penting sebagai lokasi **Perjanjian Sriwedari** pada tahun 1948. Perjanjian politik pivotal ini dibuat antara Republik Indonesia dan Negara Jawa Timur selama Revolusi Nasional Indonesia, membantu menyatukan kekuatan melawan pemerintahan kolonial Belanda. Saat ini, desa ini dikenang sebagai simbol persatuan nasional dan kompromi politik.

Jalan Ngawi – Solo

Jalan Ngawi–Solo adalah jalur transportasi utama di Jawa Tengah dan Timur, Indonesia, yang secara historis signifikan sebagai bagian dari rute darat vital yang menghubungkan bagian timur dan barat pulau. Pengembangan modernnya sangat dipengaruhi oleh proyek Jalan Pos Daendels era kolonial Belanda pada awal abad ke-19, yang bertujuan memperkuat kendali militer dan ekonomi di seluruh Jawa. Saat ini, jalan ini memfasilitasi perdagangan dan perjalanan penting, melintasi wilayah yang kaya budaya yang dikenal dengan lanskap pertanian dan kerajaan-kerajaan Jawa bersejarahnya.