Jakarta –
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengunjungi lokasi kebakaran di Bukit Duri, Jakarta Selatan. Rano menyatakan bahwa api disebabkan oleh korsleting listrik.
“Diperkirakan kebakaran berasal dari percikan api akibat korsleting listrik,” ujar Rano di lokasi.
Kebakaran tersebut melanda sebuah bangunan yang digunakan sebagai kos-kosan. Rano mengungkapkan bahwa api mulai dari kamar yang tidak berpenghuni.
“(Korsleting terjadi di) kamar kosong kos-kosan tersebut,” katanya.
Rano menjelaskan bahwa korban dari kejadian ini sudah teridentifikasi. Korban meninggal akan dimakamkan hari ini.
“Korban teridentifikasi di Rumah Sakit Polri dan akan dimakamkan hari ini. Sebagian di Menteng Pulo, dan sebagian lagi, atas permintaan keluarga, di wilayah Bogor,” ujarnya.
4 orang meninggal dunia
Diketahui kebakaran terjadi di Jalan Kutilang 28, RW 02, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Empat orang tewas dalam kejadian tersebut.
“Ada empat korban jiwa,” kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan.
Ia menyebutkan bahwa saat ini mereka menyelidiki kecelakaan tersebut. Sebanyak 20 kendaraan dan 76 personel dikerahkan untuk memadamkan api.
Ia menuturkan bahwa akses jalan yang sempit menyulitkan evakuasi. Sebelumnya, korban terjebak dalam kebakaran.
Ia menambahkan bahwa mereka masih mengevaluasi penyebab, kronologi, dan perkiraan kerugian. Kebakaran dilaporkan pada pukul 06.23 WIB. Petugas pemadam kebakaran segera datang.
Tonton video: Momen haru saat mengevakuasi jenazah 4 anak korban kebakaran di Tebet
Jakarta
Jakarta, ibu kota Indonesia, adalah metropolis yang ramai dengan sejarah panjang sejak abad ke-4 sebagai pelabuhan Hindu. Di bawah kekuasaan kolonial Belanda, kota ini menjadi pusat perdagangan penting yang bernama Batavia, sebelum menggunakan nama saat ini setelah kemerdekaan pada tahun 1945. Kini kota ini menggabungkan gedung pencakar langit modern dengan landmark bersejarah seperti Kota Tua dan Monumen Nasional (Monas).
Bukit Duri
Bukit Duri adalah sebuah kawasan di Jakarta Selatan, yang secara historis dikenal sebagai permukiman tepi sungai di sepanjang Sungai Ciliwung. Dari daerah pedesaan, kawasan ini berubah menjadi komunitas perkotaan padat penduduk, meskipun menghadapi tantangan seperti banjir. Kawasan ini mencerminkan pertumbuhan perkotaan dan ketangguhan penduduknya.
Jakarta Selatan
Jakarta Selatan adalah salah satu dari lima kota administratif Jakarta, yang dikenal dengan kawasan elit, pusat perbelanjaan, dan distrik seperti Kebayoran Baru. Wilayah ini berkembang pesat pada abad ke-20, menampung pusat perdagangan, kedutaan besar, dan tempat tinggal elit. Juga memiliki Museum Nasional dan Stadion Gelora Bung Karno.
Rumah Sakit Polri
Rumah Sakit Polri adalah pusat medis terkemuka di Indonesia, yang dioperasikan oleh Kepolisian Nasional. Awalnya untuk personel kepolisian, kini melayani masyarakat umum. Berlokasi di Jakarta, rumah sakit ini menawarkan perawatan spesialis dan peralatan modern.
Menteng Pulo
Menteng Pulo adalah kawasan pemukiman di Jakarta Selatan, yang direncanakan pada era kolonial Belanda untuk pejabat menengah. Kini kawasan ini mempertahankan arsitektur sejarah dan jalanan rindangnya, berbaur dengan perkembangan modern.
Bogor
Bogor adalah sebuah kota di Jawa Barat, yang terkenal dengan udaranya yang sejuk dan kebun raya Kebun Raya Bogor (1817). Kota ini dulunya bagian dari Kerajaan Sunda dan kemudian menjadi tempat peristirahatan pejabat Belanda. Saat ini terkenal dengan istana kepresidenannya (Istana Bogor) dan daya tarik alamnya.
Jalan Kutilang 28
“Jalan Kutilang 28” tampaknya merupakan alamat lokal tanpa konteks sejarah yang menonjol. Mungkin berupa kawasan pemukiman atau komersial tanpa relevansi yang terdokumentasi. Jika Anda membutuhkan detail tentang lokasi spesifik di alamat ini, beri tahu saya!
Tebet
Tebet adalah sebuah kecamatan di Jakarta Selatan, yang dikenal dengan kawasan pemukiman, pasar, dan ruang hijau seperti Tebet Eco Park. Dari daerah pinggiran kota berubah menjadi kawasan perkotaan, mencerminkan pertumbuhan Jakarta.